Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik
Pjs Dirut BEI, Jeffrey Hendrik (IDN Times/Pitoko)

Intinya sih...

  • Jeffrey Hendrik ditunjuk sebagai Pjs Direktur Utama BEI menggantikan Iman Rachman yang mundur.

  • Pengumuman resmi akan dibuat setelah proses pengunduran diri Iman selesai, masa jabatan Pjs Dirut sampai RUPST Juni 2026.

  • Iman Rachman mundur sebagai Dirut BEI karena tanggung jawab terhadap penurunan IHSG dan harapan membaiknya pasar modal.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan, telah menunjuk Jeffrey Hendrik sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama (Dirut), menggantikan Iman Rachman yang mundur pada Jumat (30/1/2026).

Hal tersebut ditetapkan melalui proses rapat direksi (radir) pada hari yang sama saat Iman mundur pekan lalu.

“Sementara penggantinya itu Pak Jeffrey (Hendrik), keputusan radir,” ujar Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko BEI, Sunandar ​​​​kepada wartawan di Gedung BEI, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

1. Pengumuman resmi akan dibuat BEI

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Sunandar menambahkan, pengunduran diri Dirut BEI sebelumnya tengah dalam tahap proses.

Oleh sebab itu, ketika prosesnya selesai maka pengalihan kepemimpinan kepada Jeffrey Hendrik baru secara resmi diumumkan.

“Nah, cuman kan mekanisme pengunduran dirinya harus nanti, berproses, yang dirutnya," ujar Sunandar.

2. Masa jabatan Pjs Dirut BEI

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Lebih lanjut Sunandar menyatakan, jabatan Pjs Dirut BEI akan diemban oleh Jeffrey Hendrik sampai pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI pada Juni 2026 mendatang.

“Iya, pergantian (RUPST),” ujar dia.

Meski begitu, jabatan Pjs Dirut BEI yang diemban Jeffrey telah ditetapkan efektif pada Jumat pekan lalu.

“Sudah (Jumat),” ujar Sunandar.

3. Alasan Iman Rachman mundur dari jabatan Dirut BEI

Iman Rachman mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia. (IDN Times/Pitoko)

Sebelumnya diberitakan, Iman Rachman menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Dirut BEI per Jumat (30/1/2026).

"Saya sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia dan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap apa yang terjadi dua hari kemarin menyatakan mengundurkan diri sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia," kata Iman kepada awak media di Gedung BEI Jakarta.

Untuk diketahui, pada Rabu-Kamis (28-29 Januari 2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi cukup dalam bahkan perdagangan sempat diberhentikan sementara alias trading halt lantaran ambruk 8 persen.

Iman berharap mundurnya dia dapat membuat kondisi pasar modal Indonesia membaik dibandingkan dua hari terakhir.

"Saya berharap ini yang terbaik buat pasar modal. Semoga dengan pengunduran saya ini pasar modal kita jadi lebih baik," kata Iman.

Editorial Team