ilustrasi batu bara (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)
Pernyataan itu disampaikan Sandiaga ketika menghadiri acara buka puasa bersama dengan Bloom Group awal pekan ini. Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga membahas bersama dengan jajaran direksi Bloom Group terkait pentingnya inovasi dan daya saing pelaku usaha nasional di tengah tantangan ekonomi global.
CEO Bloom Group, Andrew Chu kemudian mengajak Sandiaga melihat lebih dekat struktur bisnis Bloom Group yang mencakup sektor energi, logistik, hingga media kreatif.
Bloom Group memiliki empat lini bisnis utama yang saling terhubung dan menopang pertumbuhan perusahaan. Di sektor energi, Bloom Energy berfokus pada aktivitas trading batu bara dengan tata kelola profesional. Sementara itu, PRAU berperan sebagai intermediate stockpile yang mendukung kelancaran manajemen stok batu bara dalam rantai pasok energi.
Pada bidang logistik, Bloom X hadir sebagai penyedia jasa transportasi berat yang mendukung distribusi komoditas melalui berbagai moda, termasuk tongkang dan sistem logistik terpadu. Adapun di sektor kreatif, Bloom Media menjadi unit usaha yang bergerak dalam produksi konten digital, pengembangan kreator, serta pengelolaan media digital di berbagai platform seperti YouTube, TikTok, dan Instagram.