Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Senin Sore, IHSG Ditutup Anjlok di bawah Level 6.000
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 14,52 poin atau 0,29 persen ke posisi 5.053,66 (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

Jakarta, IDN Times - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpaksa harus diakhiri di zona merah pada awal pekan ini. IHSG ditutup melemah 41,17 poin atau 0,68 persen ke level 5.970,2 pada penutupan perdagangan Senin (5/4/2021).

Padahal, IHSG dibuka dalam zona hijau pada perdagangan Senin pagi tadi, yakni pada level 6.040.

1. Pergerakan IHSG hari ini

Ilustrasi penurunan nilai saham. (IDN Times/Arief Rahmat)

Melansir RTI, level tertinggi IHSG hari ini ada di level 6.051,6. Sementara level terendahnya adalah 5.964.

Secara keseluruhan, investor membukukan transaksi sebesar Rp8,16 triliun dengan volume transaksi sebanyak 15,5 miliar lembar saham dan frekuensi sebanyak 946 ribu kali. Selain itu, sebanyak 190 saham menguat, 301 melemah, dan 153 stagnan alias tidak mengalami perubahan.

2. Pergerakan indeks saham

Ilustrasi grafik (IDN Times/Arief Rahmat)

Melemahnya IHSG pada penutupan perdagangan hari ini juga diikuti oleh tumbangnya saham-saham unggulan sebagai berikut.

LQ45 ditutup melemah 0,69 persen ke level 895,667
IDX30 ditutup melemah 0,68 persen ke level 476,650
IDX80 ditutup melemah 0,53 persen ke level 129,142
IDXESGL ditutup melemah 0,69 persen ke level 131,777
IDXQ30 ditutup melemah 0,5 persen ke level 138,834

3. Faktor melemahnya IHSG hari ini

Ilustrasi Grafik Penurunan (IDN Times/Arief Rahmat)

Ada beberapa hal yang membuat pergerakan IHSG hari ini tidak terlalu prima. Menurut Analis Bina Artha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama, hal pertama yang membuat IHSG anjlok hari ini adalah masih minimnya data makroekonomi domestik sehingga tidak mampu memberikan katalis positif bagi pasar.

"Pergerakan bursa global juga minim sentimen akibat beberapa negara masih memeringati Easter Monday atau Senin paskah dan juga bursa berjangka sejumlah komoditas mengalami koreksi harga," kata Nafan.

Nafan pun meyakini, koreksi IHSG ini masih akan terus terjadi dalam jangka pendek. IHSG akan mengalami perbaikan apabila ada sentimen positif yang mampu mendorong pergerakan indeks komposit.

"Jika kinerja pasar AS membaik, maka katalis positif untuk IHSG akan terasa," ujarnya.

Editorial Team