Menjalankan bisnis sering dianggap harus berani ambil risiko besar demi keuntungan tinggi, padahal kenyataannya gak selalu begitu. Banyak model usaha justru tumbuh stabil karena fokus pada pengelolaan risiko yang terukur dan keputusan yang matang sejak awal. Strategi bisnis low risk bukan berarti bermain aman tanpa arah, melainkan memahami batas kemampuan dan memaksimalkan potensi yang sudah ada.
Di tengah kondisi pasar yang cepat berubah, pendekatan seperti ini semakin relevan bagi pelaku usaha yang ingin bertahan jangka panjang. Dengan perencanaan yang tepat, margin sehat tetap bisa dicapai tanpa harus berjudi pada keputusan ekstrem. Kalau ingin membangun bisnis yang rasional, tahan banting, dan tetap menghasilkan, yuk bahas strateginya satu per satu!
