Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi saham
ilustrasi saham (pexels.com/Pixabay)

Intinya sih...

  • Strategi market-neutral memanfaatkan posisi long dan short untuk mengoptimalkan imbal hasil saham

  • Pendekatan utama strategi ini adalah fundamental arbitrage dan statistical arbitrage

  • Contoh penerapan strategi market-neutral dapat dilihat pada Vanguard Market Neutral Investor Shares Fund (VMNFX)

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Strategi market-neutral dikenal sebagai pendekatan investasi yang bertujuan memperoleh keuntungan baik saat harga pasar naik maupun turun.

Strategi ini dirancang dengan upaya meminimalkan paparan terhadap risiko pasar secara keseluruhan, sehingga kinerja portofolio tidak terlalu bergantung pada arah pergerakan indeks.

Dalam praktiknya, strategi market-neutral umumnya dilakukan dengan mengambil posisi beli (long) dan jual (short) yang seimbang pada saham-saham berbeda. Pendekatan tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan imbal hasil dari pemilihan saham, sekaligus meredam dampak fluktuasi pasar secara luas.

1. Beragam pendekatan dalam strategi market-neutral

ilustrasi saham (unsplash.com/Anne Nygård)

Dilansir Investopedia, tidak terdapat satu metode tunggal dalam penerapan strategi market-neutral. Selain kombinasi posisi long dan short, pengelola dana juga dapat memanfaatkan pendekatan lain seperti merger arbitrage atau shorting pada sektor tertentu, bergantung pada kondisi pasar dan tujuan investasi.

Manajer dana dengan strategi market-neutral disebut dapat memanfaatkan berbagai momentum pasar, baik saat tren menguat maupun melemah. Strategi ini banyak digunakan oleh hedge fund yang menargetkan imbal hasil absolut, bukan sekadar kinerja relatif terhadap indeks acuan.

Dalam beberapa kasus, portofolio market-neutral dapat diatur dengan porsi 50 persen posisi long dan 50 persen posisi short, baik pada sektor tertentu seperti energi maupun pada pasar yang lebih luas.

Strategi market-neutral kerap disamakan dengan dana long/short equity, meskipun keduanya memiliki perbedaan mendasar. Dana long/short lebih berfokus pada pengaturan eksposur antarindustri dengan memanfaatkan saham yang dinilai murah dan mahal.

Sementara itu, strategi market-neutral menitikberatkan pada selisih harga dengan target mencapai beta nol terhadap indeks terkait, guna mengurangi risiko sistematis.

2. Dua pendekatan utama antara fundamental dan statistik

ilustrasi saham (pexels.com/Hanna Pad)

Dalam pengelolaannya, terdapat dua pendekatan utama strategi market-neutral, yakni fundamental arbitrage dan statistical arbitrage. Pendekatan fundamental mengandalkan analisis kinerja dan kondisi perusahaan untuk memprediksi pergerakan harga saham, tanpa menggunakan algoritme.

Pendekatan statistical arbitrage memanfaatkan algoritme dan metode kuantitatif untuk mengidentifikasi perbedaan harga berdasarkan data historis. Dari hasil analisis tersebut, manajer dana kemudian menempatkan transaksi pada saham yang diperkirakan akan kembali ke nilai rata-rata harganya.

Salah satu karakteristik strategi market-neutral adalah fokus pada pembentukan portofolio dengan risiko pasar yang lebih rendah.

Dalam periode volatilitas tinggi, kinerja historis menunjukkan dana market-neutral cenderung mampu bertahan dibandingkan sejumlah strategi investasi lainnya. Selain itu, strategi ini juga dikenal memiliki korelasi yang relatif rendah terhadap pasar secara umum karena berfokus pada konvergensi harga saham.

3. Contoh penerapan pada dana market-neutral

ilustrasi saham (unsplash.com/2H Media)

Salah satu contoh penerapan strategi ini dapat dilihat pada Vanguard Market Neutral Investor Shares Fund (VMNFX). Dana alternatif likuid tersebut menggunakan kombinasi posisi long dan short, berbeda dengan reksa dana konvensional yang umumnya hanya mengambil posisi beli. Strateginya diarahkan untuk meminimalkan pengaruh pergerakan pasar saham terhadap imbal hasil.

Berbeda dengan sebagian dana yang melakukan short selling dan tidak diwajibkan mengungkapkan posisinya, VMNFX mempublikasikan posisi short yang dimiliki. Kebijakan tersebut dilakukan meski aturan dari Securities and Exchange Commission tidak mewajibkan pengungkapan posisi short bagi seluruh pelaku pasar.

Dalam menentukan posisi short, dana tersebut mengevaluasi perusahaan berdasarkan sejumlah kategori, seperti pertumbuhan, kualitas, keputusan manajemen, sentimen, dan valuasi. Saham dengan skor terendah kemudian menjadi target posisi jual.

Secara umum, investasi pada dana market-neutral ditujukan bagi investor dengan profil tertentu, termasuk individu dengan kekayaan tinggi. Beberapa dana menetapkan batas investasi minimum yang besar serta rasio biaya yang lebih tinggi dibandingkan dana yang dikelola secara pasif.

Editorial Team