Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Penampakan ruas Tol Kalikangkung Ngaliyan Semarang saat arus balik Lebaran. (IDN Times/Dok Humas Jasa Marga Semarang-Batang)
Penampakan ruas Tol Kalikangkung Ngaliyan Semarang saat arus balik Lebaran. (IDN Times/Dok Humas Jasa Marga Semarang-Batang)

Intinya sih...

  • Jasa Marga alihkan 0,99 persen saham Seri B milik DAM ke BP BUMN.

  • Pengalihan saham Seri B diklasifikasikan sebagai Seri A Dwiwarna.

  • Kepemilikan Pemerintah sebagai pemegang saham pengendali bertambah.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) turut mengumumkan pengalihan sebagian saham Seri B yang sebelumnya dikuasai PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM ke Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).

Jasa Marga menjadi BUMN ke-10 yang mengumumkan pengalihan itu, setelah 3 Himbara, 4 BUMN karya, dan 2 BUMN di sektor manufaktur.

1. Jasa Marga alihkan 0,99 persen saham Seri B milik DAM ke BP BUMN

Gerbang Tol Cikampek Utama (Dok Jasa Marga)

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jasa Marga mengalihkan 0,99 persen saham Seri B milik PT DAM ke BP BUMN. Angka itu setara dengan 50.805.097 lembar saham.

Pengalihan itu dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang (UU) nomor 16 tahun 2025 yang merupakan perubahan keempat UU BUMN nomor 19 tahun 2003.

2. Pengalihan saham Seri B diklasifikasikan sebagai Seri A Dwiwarna

Bursa Efek Indonesia (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Melalui transaksi itu, maka saham Seri B yang dialihkan dari PT DAM akan diklasifikasikan sebagai saham Seri A Dwiwarna yang dikuasai BP BUMN.

Dengan demikian, Negara melalui Kepala BP BUMN mengantongi 1 persen saham Seri A Dwiwarna pada Jasa Marga.

3. Kepemilikan Pemerintah sebagai pemegang saham pengendali bertambah

Kantor pusat Kementerian BUMN. (IDN Times/Vadhia Lidyana)

Dampak dari transaksi itu tidak mengubah status Pemerintah Indonesia sebagai pemegang saham pengendali (Ultimate Beneficial Owner) Telkom Indonesia dengan kepemilikan langsung saham Seri A Dwiwarna melalui BP BUMN.

Akan tetapi, Pemerintah juga mengantongi kepemilikan langsung sebanyak 50.805.097 lembar saham seri B, dan kepemilikan tidak langsung saham Seri B melalui PT DAM sebanyak 5.029.704.742 lembar yang terkonsolidasi pada Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Editorial Team