Ilustrasi kapal Pertamina (Persero)
Dia menjelaskan, Sub Holding Integrated Marine Logistics dari PT Pertamina (Persero) itu akan terus menambah kepemilikan kapal. Hal itu tercermin dari penambahan armada sejak 2019 hingga saat ini, alias empat tahun terakhir.
Aryomekka mengatakan, Pertamina Shipping menambah 11 armada kapal tanker sejak 2019 hingga September 2023. Sebanyak dua di antaranya adalah kapal Very Large Crude Carrier (VLCC) Pertamina Pride dan Pertamina Prime.
Kapal tersebut dibangun secara mandiri dan peresmiannya disaksikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir pada awal 2021.
“Kedua kapal VLCC tersebut juga masuk dalam daftar kapal terbesar dunia, yang sejak beroperasi di tahun 2021 telah berlayar di beberapa negara di dunia,” sebut Aryomekka.
Pada awal 2023, PIS juga menambah kapal raksasanya dengan mengakuisisi kapal Very Large Gas Carrier (VLGC) Pertamina Gas Amaryllis. Itu merupakan kapal gas ramah lingkungan terbesar dunia.
“Kapal Pertamina Gas Amaryllis merupakan kapal tanker dual fuel yang pertama dimiliki Indonesia, dan merupakan wujud komitmen PIS dalam mendukung program transisi energi pemerintah,” jelasnya.