Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Ludes 131 Ribu, Ini Jadwal Pesannya
ilustrasi penumpang kereta api (dok. KAI)

Intinya sih...

  • KAI mencatat lebih dari 131 ribu tiket kereta api Lebaran 2026 telah dipesan hingga akhir Januari.

  • Pemesanan dilakukan dengan skema H-45 untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026.

  • Relasi Jakarta–Yogyakarta dan Jakarta–Surabaya menjadi rute dengan pemesanan tertinggi.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat pemesanan tiket kereta api untuk masa Angkutan Lebaran 2026 terus meningkat. Hingga Jumat (30/1/2026) pukul 10.00 WIB, total tiket yang telah dipesan mencapai 131.756 tiket dan diperkirakan masih akan bertambah seiring proses penjualan yang masih berlangsung.

Pemesanan tiket Lebaran 2026 dilakukan dengan skema H-45. Dengan mekanisme tersebut, masyarakat sudah dapat membeli tiket untuk jadwal keberangkatan mulai 11 Maret 2026 melalui seluruh kanal resmi yang disediakan KAI.

1. KAI catat lonjakan pemesanan awal Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia (instagram.com/whelly_k)

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa tingginya jumlah pemesanan menunjukkan meningkatnya minat masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik lebih awal.

"Jumlah ini diperkirakan terus bertambah seiring masih berlangsungnya pemesanan dan meningkatnya minat masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik lebih awal," ujar Anne dalam keterangan resmi, Jumat (30/1/2026).

Anne menegaskan, pemesanan tiket kereta api untuk Angkutan Lebaran 2026 masih tersedia dan berjalan sesuai ketentuan. Saat ini, pemesanan sudah dibuka untuk keberangkatan pada 11 Maret hingga 16 Maret 2026 dan akan terus bertambah setiap harinya mengikuti jadwal H-45.

2. Relasi dengan volume pemesanan tertinggi

Seorang calon penumpang memegang koper saat menunggu kedatangan rangkaian gerbong kereta api di selasar peron salah satu stasiun besar Daop 4 Semarang. (IDN Times/Dok Humas Daop 4 Semarang)

Berdasarkan data sementara KAI, terdapat 10 relasi dengan volume pemesanan tertinggi pada periode awal Angkutan Lebaran 2026. Rute-rute tersebut didominasi perjalanan dari dan menuju kota-kota besar di Pulau Jawa.

Relasi dengan tingkat pemesanan tertinggi meliputi Yogyakarta–Gambir, Pasarsenen–Lempuyangan, Lempuyangan–Pasarsenen, Gambir–Yogyakarta, serta Pasarsenen–Purwokerto. Selain itu, rute Yogyakarta–Surabaya Gubeng, Pasarsenen–Kutoarjo, Pasarsenen–Surabaya Pasar Turi, Bandung–Gambir, dan Gambir–Cirebon juga masuk dalam daftar relasi terpadat.

“Relasi-relasi tersebut mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat menuju dan dari kota-kota utama selama periode awal Lebaran,” ujar Anne.

3. Jadwal pemesanan tiket Kereta Api Lebaran 2026

Kereta Api Indonesia (IDN Times/Cokie Sutrisno)

Berikut jadwal pemesanan tiket kereta api Lebaran 2026 berdasarkan tanggal pembelian dan tanggal keberangkatan, dengan skema H-45:

Keberangkatan sebelum Lebaran

  • Pemesanan 25 Januari 2026 → Berangkat 11 Maret 2026 (H-10)

  • Pemesanan 26 Januari 2026 → Berangkat 12 Maret 2026 (H-9)

  • Pemesanan 27 Januari 2026 → Berangkat 13 Maret 2026 (H-8)

  • Pemesanan 28 Januari 2026 → Berangkat 14 Maret 2026 (H-7)

  • Pemesanan 29 Januari 2026 → Berangkat 15 Maret 2026 (H-6)

  • Pemesanan 30 Januari 2026 → Berangkat 16 Maret 2026 (H-5)

  • Pemesanan 31 Januari 2026 → Berangkat 17 Maret 2026 (H-4)

  • Pemesanan 1 Februari 2026 → Berangkat 18 Maret 2026 (H-3)

  • Pemesanan 2 Februari 2026 → Berangkat 19 Maret 2026 (H-2)

  • Pemesanan 3 Februari 2026 → Berangkat 20 Maret 2026 (H-1)

Hari H dan setelah Lebaran

  • Pemesanan 4 Februari 2026 → Berangkat 21 Maret 2026 (H+1)

  • Pemesanan 5 Februari 2026 → Berangkat 22 Maret 2026 (H+2)

  • Pemesanan 6 Februari 2026 → Berangkat 23 Maret 2026 (H+3)

  • Pemesanan 7 Februari 2026 → Berangkat 24 Maret 2026 (H+4)

  • Pemesanan 8 Februari 2026 → Berangkat 25 Maret 2026 (H+5)

  • Pemesanan 9 Februari 2026 → Berangkat 26 Maret 2026 (H+6)

  • Pemesanan 10 Februari 2026 → Berangkat 27 Maret 2026 (H+7)

  • Pemesanan 11 Februari 2026 → Berangkat 28 Maret 2026 (H+8)

  • Pemesanan 12 Februari 2026 → Berangkat 29 Maret 2026 (H+9)

  • Pemesanan 13 Februari 2026 → Berangkat 30 Maret 2026 (H+10)

  • Pemesanan 14 Februari 2026 → Berangkat 31 Maret 2026

  • Pemesanan 15 Februari 2026 → Berangkat 1 April 2026

KAI menyatakan data pemesanan bersifat dinamis dan dapat berubah seiring bertambahnya periode penjualan tiket.

4. Komitmen layanan dan imbauan beli di kanal resmi

ilustrasi seorang penumpang melihat aplikasi KAI Access (kai.id)

KAI menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan, kelancaran, dan kenyamanan perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. Perseroan menyatakan seluruh layanan dikelola secara terukur dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

"KAI juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini serta memastikan pemesanan dilakukan melalui kanal resmi," ujar Anne.

Pemesanan tiket kereta api Lebaran 2026 dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi booking.kai.id, Call Center 121, layanan WhatsApp KAI121 di 081-122-233-121, serta mitra resmi penjualan tiket lainnya yang bekerja sama dengan KAI. KAI juga mengingatkan pelanggan untuk menghindari pembelian tiket melalui pihak tidak resmi atau calo yang menawarkan biaya tambahan tidak wajar.

FAQ seputar tiket kereta api Lebaran 2026

Berapa jumlah tiket kereta api Lebaran 2026 yang sudah terjual?

Sebanyak 131.756 tiket telah dipesan hingga 30 Januari 2026 pukul 10.00 WIB.

Kapan jadwal keberangkatan paling awal Lebaran 2026?

Keberangkatan paling awal dimulai pada 11 Maret 2026.

Di mana masyarakat bisa membeli tiket Lebaran 2026?

Tiket dapat dibeli melalui Access by KAI, booking.kai.id, Call Center 121, dan mitra resmi KAI.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team