Pelanggan tersebut berusaha mengorek segala informasi sambil membeli sebuah barang. Pelanggan ini memang ramah dan tidak ada masalah sedikit pun. Namun, informasi atau pertanyaan-pertanyaan yang diberikan sebenarnya menjebak dan ingin mengetahui bagaimana kamu menjalankan bisnis tersebut.
Dalam menghadapi 7 tipe customer di atas, tentu kita harus tetap menghormati dan melayaninya dengan baik. Cobalah untuk tetap bersabar dan hindari emosi. Jika kamu emosi, maka customer tersebut bisa semakin menjebak dirimu dan menjelekkan bisnismu lho. Sebisa mungkin, bertindaklah secara bijaksana, ya!
Apa saja tipe customer yang sering membuat emosi saat berurusan dengan pelayanan? | Beberapa tipe customer yang sering bikin emosi termasuk yang suka return barang tanpa alasan, tidak mendengarkan penjelasan, suka mencari alasan untuk komplain, dan yang menyalahkan karyawan tanpa dasar. |
Bagaimana cara menghadapi customer yang tidak sabar dan cepat marah? | Tetap tenang, dengarkan keluhannya dengan sabar, berikan penjelasan yang jelas, dan tawarkan solusi atau alternatif yang realistis. Sikap profesional bisa membantu meredakan emosi mereka. |
Apakah semua tipe pelanggan sulit harus diperlakukan sama? | Tidak selalu. Pelanggan yang sulit dapat berbeda karakter, seperti yang agresif, yang selalu komplain tanpa alasan, atau yang tidak mendengarkan. Cara menghadapi mereka harus disesuaikan dengan karakter dan situasi. |
Apa ciri pelanggan yang sering mencari alasan untuk komplain? | Pelanggan ini sering saja menemukan “kesalahan” meskipun layanan sudah diberikan dengan benar, dan cenderung terus mencari pembenaran untuk tidak puas. |
Bagaimana cara mencegah emosi saat menghadapi pelanggan sulit? | Fokus pada komunikasi yang jelas dan tenang, pahami kebutuhan pelanggan, dan apabila perlu libatkan manajer atau kebijakan perusahaan untuk menyelesaikan masalah tanpa konfrontasi langsung. |