Ramadan selalu jadi momentum besar dalam dunia bisnis, terutama di Indonesia yang mayoritas penduduknya merayakan bulan suci ini dengan antusias. Pola konsumsi berubah, preferensi belanja meningkat, dan interaksi di media sosial melonjak tajam. Tahun 2026 diprediksi tetap menghadirkan dinamika serupa, dengan sentuhan digital yang makin kuat dan perilaku konsumen yang makin selektif.
Produk yang relevan saat Ramadan bukan cuma soal diskon atau kemasan bernuansa religi. Ada pergeseran ke arah nilai, pengalaman, dan kedekatan emosional yang terasa lebih autentik. Brand yang mampu membaca tren dengan cermat punya peluang besar untuk tetap menonjol di tengah persaingan ketat. Yuk, simak strategi cerdas supaya produk tetap relevan dan menonjol selama Ramadan 2026!
