Bagi pelaku usaha, khususnya yang masih merintis, bazar sering dianggap sebagai pintu masuk untuk memperkenalkan produk ke pasar yang lebih luas. Melalui bazar, pelaku usaha dapat berinteraksi langsung dengan calon konsumen, menerima masukan secara real time, sekaligus menguji minat pasar terhadap produk yang ditawarkan.
Meski terlihat menjanjikan, mengikuti bazar tidak selalu berujung pada keuntungan. Tanpa persiapan dan perhitungan yang matang, biaya sewa booth, logistik, hingga tenaga kerja bisa menjadi beban yang justru menggerus modal usaha. Karena itu, memilih bazar secara asal berisiko menimbulkan kerugian, terutama bagi bisnis yang masih berada di tahap awal.
Agar bazar benar-benar memberikan dampak positif, pelaku usaha perlu selektif dalam menentukan event yang diikuti. Mulai dari reputasi penyelenggara, karakter pengunjung, lokasi, hingga waktu pelaksanaan harus dipertimbangkan secara menyeluruh. Dengan strategi yang tepat, bazar dapat menjadi sarana promosi efektif sekaligus peluang untuk membangun brand awareness.
