Ramadan selalu jadi momen emas bagi pelaku usaha karena perilaku belanja masyarakat cenderung meningkat signifikan. Kebutuhan harian, hampers, fashion muslim, hingga produk makanan mengalami lonjakan permintaan dalam waktu relatif singkat. Situasi ini menciptakan kompetisi yang ketat, sehingga strategi pemasaran perlu lebih tajam dan relevan.
Salah satu pendekatan yang terbukti efektif adalah scarcity marketing, yaitu strategi menciptakan kesan terbatas untuk mendorong keputusan pembelian lebih cepat. Psikologi konsumen cenderung merespons kuat terhadap kata “terbatas” atau “hanya hari ini”. Jika diterapkan dengan tepat dan etis, strategi ini mampu meningkatkan urgensi tanpa terasa manipulatif. Yuk, pahami tips scarcity marketing yang efektif agar penjualan Ramadan terasa lebih optimal dan terarah!
