Jakarta, IDN Times - Target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar delapan persen dinilai sulit tercapai tanpa transformasi mendasar pada sistem agribisnis nasional, khususnya industri kelapa sawit. Komoditas ini dinilai strategis karena berpengaruh pada ekspor sekaligus seluruh rantai nilai ekonomi dari hulu ke hilir.
“Kalau target pertumbuhan ekonomi delapan persen ingin tercapai, sawit adalah salah satu komoditas yang memungkinkan itu. Tanpa transformasi sistem agribisnis sawit dari hulu ke hilir, target tersebut akan sulit terwujud,” ujar Ketua Pembina Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Bungaran Saragih, dalam forum Prasasti Insights, dikutip Jumat (6/2/2026).
