Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Turun Rp45 Ribu, Harga Emas Antam Jadi Rp3,042 Juta per Gram
ilustrasi emas Antam (logammulia.com)
  • Harga emas Antam turun Rp45 ribu menjadi Rp3,042 juta per gram, sementara harga buyback ikut turun Rp43 ribu ke posisi Rp2,804 juta per gram.
  • Emas dinilai sebagai aset investasi aman yang bisa menjaga nilai portofolio saat pasar saham atau properti melemah, dengan rekomendasi alokasi 5–15 persen dari total investasi.
  • Sebelum berinvestasi emas, penting menentukan tujuan finansial karena instrumen ini lebih cocok untuk jangka panjang dibandingkan investasi jangka pendek.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Harga emas hari ini, Kamis (12/3/2026) produksi PT Aneka Tambang Tbk atau Antam mengalami penurunan sebesar Rp45.000 dan menjadi Rp3,042 juta per gram.

Adapun harga beli kembali (buyback) dari Antam juga mengalami penurunan, yakni sebesar Rp43.000 dan membuat harga buyback emas Antam saat ini menjadi Rp2,804 juta per gram.

1. Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Berikut ini harga emas batangan Antam per hari ini dalam pecahan lain seperti dikutip dari logammulia.com

• Harga emas 0,5 gram: Rp1,571 juta

• Harga emas 1 gram: Rp3,042 juta.

• Harga emas 2 gram: Rp6,034 juta.

• Harga emas 3 gram: Rp9,033 juta.

• Harga emas 5 gram: Rp15,025 juta.

• Harga emas 10 gram: Rp29,970 juta.

• Harga emas 25 gram: Rp74,760 juta.

• Harga emas 50 gram: Rp149,355 juta.

• Harga emas 100 gram: Rp298,560 juta.

Harga jual emas tersebut belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

2. Emas adalah aset investasi yang aman

Emas bisa menjadi instrumen yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilai emas juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti.

Dengan demikian, pada saat harga saham atau properti turun, nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernapas lega karena tidak semua aset yang dimiliki melemah nilainya.

Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 hingga 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas.

3. Tentukan tujuan sebelum investasi emas

Berinvestasi emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman. Sebab, risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham.

Nah, sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu justru malah buntung.

Oleh karena itu, pintar-pintar dalam menentukan tujuan investasi ya!

Editorial Team