Jakarta, IDN Times - Seiring berkembangnya zaman, penggunaan dompet digital atau digital wallet kian masif di kalangan masyarakat dan telah menjadi bagian dari gaya hidup mereka. Tak heran jika kemudian Ipsos sebagai salah satu perusahaan riset pasar terkemuka di dunia melakukan studi terkait tren perilaku masyarakat dalam menggunakan dompet digital.
"Kita melihat sekarang digital wallet juga seperti produk-produk dan digital lainnya itu menurut kita sekarang sudah menjadi bagian dari lifestyle-nya masyarakat. Jadi apapun yang menjadi keseharian mereka di aktivitas mereka, itu tidak akan pernah terlepas dari produk-produk digital, termasuk di dalamnya digital wallet ini," tutur Executive Director Ipsos Indonesia, Andi Sukma dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Untuk diketahui, riset Ipsos terkait dompet digital dilakukan pada Januari 2026 dengan menargetkan masyarakat berjenis kelamin laki-laki dan perempuan berusia 17-45 tahun. Adapun survei dilakukan secara online dengan persebaran di Jabodetabek, luar Jabodetabek, dan di luar Pulau Jawa.
Dari hasil riset Ipsos, ditemukan tiga alasan besar mengapa masyarakat menggunakan dompet digital dalam kehidupan sehari-harinya.
