Gaya hidup cashless semakin menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari, terutama di kota-kota besar. Pembayaran melalui e-wallet, QR code, dan kartu debit membuat transaksi terasa lebih cepat dan minim repot. Perubahan ini bukan cuma soal teknologi, tapi juga mengubah cara orang memandang uang dan pola belanja.
Di satu sisi, cashless sering dipuji karena praktis dan efisien, tapi di sisi lain juga dicurigai sebagai pintu masuk ke kebiasaan boros yang gak terasa. Tanpa uang fisik di tangan, pengeluaran bisa mengalir lebih cepat tanpa disadari. Memahami berbagai sudut pandang soal cashless membantu melihat apakah gaya hidup ini benar-benar memudahkan atau justru memicu pemborosan. Yuk, telaah bersama lima cara pandang tentang gaya hidup cashless supaya lebih sadar dalam mengelola keuangan!
