Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Atur Gaji Pas-pasan ala Gen Z, Bisa Nabung Sekaligus Healing!
ilustrasi sisa gaji (Unsplash/Muhammad Daudy)
  • Artikel membahas strategi Gen Z dalam mengatur gaji pas-pasan agar tetap bisa menabung dan menikmati hidup tanpa stres finansial.
  • Ditekankan pentingnya metode 50/30/20, menghindari belanja karena FOMO, serta memanfaatkan promo dan cashback untuk efisiensi pengeluaran.
  • Disarankan menyiapkan dana self-reward sejak awal dan mencari penghasilan tambahan agar keuangan lebih stabil serta tetap bisa healing.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Punya gaji standar UMR sering kali bikin pusing saat mendekati akhir bulan. Banyak yang merasa uangnya "numpang lewat" saja tanpa sempat menabung. Padahal, hidup hemat bukan berarti kamu gak bisa menikmati hidup atau healing, lho. Kuncinya ada pada strategi alokasi dana yang cerdas. Yuk, simak lima tips atur gaji biar dompetmu gak cepat kering!

1. Terapkan metode 50/30/20

Iilustrasi mengalokasikan gaji (Unsplash/Getty Images)

Coba bagi penghasilanmu menjadi tiga bagian utama: 50% untuk kebutuhan pokok (kos, makan, listrik), 30% untuk keinginan (hiburan, hobi), dan 20% wajib masuk ke tabungan atau investasi. Dengan angka yang jelas, kamu gak bakal merasa bersalah saat pakai uang untuk senang-senang.

2. Stop belanja karena FOMO

ilustrasi belanja karena FOMO (Unsplash/Getty Images)

Gen Z (dan mungkin semua orang) sering terjebak tren di media sosial, mulai dari gadget terbaru sampai baju yang lagi viral. Sebelum beli, tanyakan pada dirimu: "Gue butuh atau cuma pengen ikut-ikutan?". Menghindari belanja karena gengsi bisa menyelamatkan saldo rekeningmu secara signifikan.

3. Manfaatkan promo dan cashback

ilustrasi promo potongan harga (Unsplash/Artem Beliaikin)

Jangan remehkan potongan harga Rp5.000 atau cashback recehan. Kalau dikumpulkan konsisten dalam sebulan, nominalnya lumayan banget buat beli kopi atau bayar parkir. Selalu cek aplikasi sebelum transaksi!

4. Siapkan dana 'Self-Reward' sejak awal

ilustrasi self reward (Unsplash/Pablo Merchán Montes)

Supaya kamu gak stres karena terlalu irit, sisihkan dana khusus untuk self-reward atau healing. Dengan mengalokasikannya sejak awal, kamu gak akan memakai uang jatah bayar tagihan hanya untuk liburan dadakan.

5. Cari penghasilan tambahan (side hustle)

Ilustrasi side hustle (Unsplash/dd dd)

Jika merasa gaji utama benar-benar mepet, cobalah cari penghasilan tambahan sesuai skill. Menjadi penulis freelance atau jualan preloved bisa jadi opsi untuk menambah pundi-pundi tabunganmu.

Mengelola gaji terbatas memang butuh disiplin ekstra, namun langkah kecil seperti membagi pos keuangan secara konsisten adalah kunci masa depan tenang. Mengatur uang bukan berarti menyiksa diri, melainkan cara cerdas memberi kebebasan bagi diri sendiri di kemudian hari.

Besar gaji bukan penentu utama kesuksesan finansial, melainkan cara kamu mengelolanya. Hargai setiap rupiah yang kamu hasilkan dengan menabung sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas kerja kerasmu selama ini, semangat para pejuang!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team