ilustrasi saham (pexels.com/Aedrian Salazar)
Untuk memahami cara kerja saham preferen secara menyeluruh, investor perlu mencermati karakteristik dasarnya. Karakteristik ini menjadi fondasi utama yang membedakan saham preferen dari saham biasa, baik dari sisi hak maupun potensi keuntungan. Dengan memahami poin-poin ini, investor dapat menilai apakah saham preferen sesuai dengan kebutuhan dan tujuan investasinya.
Beberapa karakteristik utama saham preferen adalah sebagai berikut:
a. Dividen tetap yang telah ditentukan sejak awal
Saham preferen memberikan dividen dengan jumlah yang sudah ditetapkan sejak awal penerbitan saham. Skema ini membuat investor memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai pendapatan yang akan diterima dalam periode tertentu. Bagi investor yang mengutamakan kepastian arus kas, karakter ini menjadi salah satu daya tarik utama saham preferen.
b. Prioritas pembagian dividen dibandingkan saham biasa
Pemegang saham preferen memiliki hak untuk menerima dividen lebih dulu sebelum perusahaan membagikan laba kepada pemegang saham biasa. Prioritas ini memberikan tingkat perlindungan tambahan, terutama ketika kondisi keuangan perusahaan sedang tidak optimal. Dengan begitu, risiko tidak memperoleh dividen menjadi relatif lebih kecil.
c. Hak suara terbatas atau tidak ada dalam RUPS
Sebagian besar saham preferen tidak memberikan hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham. Investor tidak terlibat langsung dalam pengambilan keputusan strategis perusahaan, seperti penentuan direksi atau kebijakan bisnis. Keterbatasan ini menjadi konsekuensi dari hak istimewa yang diperoleh dalam bentuk dividen dan prioritas klaim.
d. Posisi klaim aset lebih tinggi saat likuidasi
Jika perusahaan mengalami likuidasi, pemegang saham preferen memiliki hak klaim aset lebih dahulu dibandingkan pemegang saham biasa. Meskipun demikian, posisinya masih berada di bawah kreditur dan pemegang obligasi. Struktur ini membuat saham preferen memiliki tingkat keamanan yang relatif lebih baik.
e. Fitur konversi pada jenis saham tertentu
Beberapa saham preferen dilengkapi dengan fitur konversi menjadi saham biasa. Fitur ini memungkinkan investor berpartisipasi dalam potensi kenaikan harga saham biasa jika kinerja perusahaan membaik. Namun, pelaksanaan konversi tetap mengikuti syarat dan rasio yang telah ditentukan sejak awal.
Dengan karakteristik tersebut, saham preferen menawarkan keseimbangan antara stabilitas dan perlindungan modal. Instrumen ini tidak ditujukan untuk spekulasi jangka pendek. Oleh karena itu, pemahaman karakter saham preferen menjadi langkah awal yang penting sebelum berinvestasi.