Jakarta, IDN Times - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) atau BSI membukukan laba bersih Rp2,2 triliun sepanjang kuartal I-2026.
Capaian laba bersih itu tumbuh 17,1 persen secara year on year (yoy). Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan capaian laba bersih tersebut didorong oleh implementasi strategi penurunan biaya dana, penjagaan kualitas pembiayaan, serta pertumbuhan pendapatan berbasis fee, terutama dari bisnis emas.
Dia juga menekankan status BSI sebagai bank dengan dual lisensi, yakni lisensi syariah dan lisensi emas.
“Keunikan dual licence menghasilkan kinerja BSI yang sehat dan profit sustain,” tutur Anggoro dalam konferensi pers virtual, Selasa (12/5/2026).
