Menentukan target penjualan sering terasa seperti menarik garis di udara tanpa pegangan yang jelas. Banyak pelaku bisnis menetapkan angka tinggi dengan harapan tim termotivasi, tetapi justru berakhir pada tekanan dan rasa gagal berkepanjangan. Padahal, target yang baik seharusnya memberi arah, bukan sekadar angka ambisius yang sulit dikejar.
Target penjualan yang masuk akal bukan berarti rendah, melainkan realistis dan terukur berdasarkan kondisi nyata. Saat target disusun dengan logika yang tepat, strategi bisnis jadi lebih fokus dan eksekusi terasa lebih ringan. Yuk, pahami cara menyusun target penjualan yang tetap menantang tapi masih masuk akal untuk dicapai bersama!
