Ilustrasi Keuangan (IDN Times/Arief Rahmat)
Memastikan keuangan bisnis kamu tetap sehat perlu pengelolaan arus kas yang efisien. Perhatikan semua pengeluaran bisnis baik langsung dan tidak langsung dan juga pengeluaran berjalan (overhead cost). Perhatikan laporan dan nilai bisnis utama, bagaimana bisnis kamu beroperasi dan apakah penjualannya sesuai dan margin operasi bisnis.
Setelah tahu biaya dan margin, kamu dapat memanfaatkan berbagai layanan dan alat keuangan untuk mengelola dana dan arus kas bisnis dengan perbankan. Evaluasi kebutuhan pembelian, kredit, dan bunga dari bisnis kamu saat mempertimbangkan untuk menggunakan kartu debit atau kredit bisnis.
Dengan mendapatkan pembiayaan atau kredit dari bank bisa menjadi pilihan yang baik untuk pembiayaan jangka pendek atau pun pendek seperti renovasi tempat bisnis, membeli peralatan, atau kampanye pemasaran baru.