Tinggal bersama mertua kerap jadi solusi paling masuk akal setelah menikah, entah karena alasan ekonomi, membantu orangtua, atau memang belum punya rumah sendiri. Di satu sisi, tinggal satu atap dengan mertua bisa meringankan beban. Namun, di sisi lain, urusan keuangan sering jadi sumber gesekan yang awalnya tidak kelihatan.
Masalahnya bukan hanya perihal siapa yang bayar listrik atau belanja dapur, tapi juga soal gengsi, sungkan, dan perbedaan kebiasaan. Kalau tidak ada aturan yang jelas, niat hemat justru bisa berujung stres. Agar keuangan tetap sehat dan hubungan keluarga tetap hangat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengatur finansial jika tinggal dengan mertua.
