Bagi banyak pelaku usaha, periode Ramadan hingga Lebaran sering menjadi momen dengan penjualan yang tinggi. Permintaan meningkat, transaksi lebih ramai, dan omzet biasanya mengalami lonjakan dibandingkan hari-hari biasa. Namun setelah Lebaran berlalu, kondisi pasar sering berubah cukup drastis.
Permintaan yang menurun setelah masa ramai dapat membuat banyak bisnis mengalami penurunan penjualan. Jika tidak diantisipasi dengan baik, kondisi ini bisa menyebabkan stok menumpuk atau arus kas terganggu. Karena itu, penting bagi pelaku usaha untuk memiliki strategi agar bisnis tetap stabil setelah Lebaran.
