Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Danantara Dorong Transformasi Digital BUMN untuk Tingkatkan Efisiensi
Danantara Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Transformasi Digital BUMN sebagai upaya menyelaraskan visi dan arah kebijakan digitalisasi di seluruh ekosistem badan usaha milik negara (BUMN). Forum tersebut dipimpin Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, dan dihadiri sekitar 60 perusahaan holding utama BUMN dari berbagai sektor strategis. (dok. Danantara)
  • Danantara Indonesia menggelar rapat koordinasi dengan 60 BUMN untuk menyelaraskan arah transformasi digital, menargetkan efisiensi operasional hingga 40 persen melalui integrasi platform dan tata kelola bersama.

  • Forum tersebut menyoroti pentingnya adopsi teknologi masa depan seperti AI, advanced analytics, dan keamanan siber guna memperkuat kedaulatan digital serta kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem 'Indonesia Inc.'.

  • Pengembangan talenta digital menjadi fokus utama dengan model Triple Helix yang melibatkan industri, pemerintah, dan akademisi, disertai pembentukan Digital Transformation Task Force untuk memastikan roadmap berjalan efektif.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Danantara Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Transformasi Digital BUMN untuk menyelaraskan arah kebijakan digitalisasi dan meningkatkan efisiensi operasional di seluruh ekosistem badan usaha milik negara.
  • Who?
    Kegiatan dipimpin oleh Chief Technology Officer Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, dan dihadiri sekitar 60 perusahaan holding utama BUMN dari berbagai sektor strategis.
  • Where?
    Rapat koordinasi berlangsung di Jakarta dengan melibatkan perwakilan dari berbagai perusahaan BUMN yang tergabung dalam forum tersebut.
  • When?
    Kegiatan ini dilaksanakan pada periode terkini sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi digital nasional; waktu spesifik pelaksanaan belum disebutkan secara rinci.
  • Why?
    Transformasi digital dilakukan untuk mendukung implementasi Asta Cita Presiden RI, memperkuat kedaulatan digital nasional, serta meningkatkan sinergi dan efisiensi antar-BUMN hingga 40 persen.
  • How?
    Penyelarasan dilakukan melalui integrasi platform, teknologi, dan layanan bersama; pembentukan Digital Transformation Task Force; serta pengembangan talenta digital berbasis kolaborasi industri, pemerintah, dan akademisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Danantara Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Transformasi Digital BUMN sebagai upaya menyelaraskan visi dan arah kebijakan digitalisasi di seluruh ekosistem badan usaha milik negara (BUMN).

Forum tersebut dipimpin Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, dan dihadiri sekitar 60 perusahaan holding utama BUMN dari berbagai sektor strategis. Transformasi digital ini diarahkan untuk mendukung implementasi Asta Cita Presiden RI sekaligus memperkuat kedaulatan digital nasional.

1. Danantara targetkan transformasi digital lebih terintegrasi

Danantara Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Transformasi Digital BUMN sebagai upaya menyelaraskan visi dan arah kebijakan digitalisasi di seluruh ekosistem badan usaha milik negara (BUMN). Forum tersebut dipimpin Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, dan dihadiri sekitar 60 perusahaan holding utama BUMN dari berbagai sektor strategis. (dok. Danantara)

Danantara menyebut transformasi digital BUMN tidak hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga mencakup model bisnis, pengalaman pelanggan, tata kelola data, hingga operasional perusahaan.

Melalui integrasi platform, teknologi, dan layanan bersama, transformasi digital diharapkan mampu memperkuat sinergi antar-BUMN sekaligus meningkatkan efisiensi operasional.

Pada sejumlah area dengan tingkat duplikasi tinggi seperti belanja teknologi, lisensi, dan infrastruktur digital, Danantara memperkirakan efisiensi yang dihasilkan dapat mencapai 25 hingga 40 persen tergantung kesiapan masing-masing BUMN.

“Danantara Indonesia memiliki peran sentral untuk menyelaraskan arah, platform, talenta, dan tata kelola agar setiap inisiatif digital di BUMN tidak berjalan secara terpisah, melainkan mampu menghasilkan efisiensi, peningkatan kinerja, serta nilai tambah kolektif bagi negara. Penyelarasan tersebut menjadi fondasi penting bagi penguatan daya saing BUMN di tengah perubahan teknologi dan dinamika industri yang semakin cepat,” ujar Sigit Puji Santosa.

2. Danantara dorong adopsi AI dan teknologi masa depan

Danantara Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Transformasi Digital BUMN sebagai upaya menyelaraskan visi dan arah kebijakan digitalisasi di seluruh ekosistem badan usaha milik negara (BUMN). Forum tersebut dipimpin Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, dan dihadiri sekitar 60 perusahaan holding utama BUMN dari berbagai sektor strategis. (dok. Danantara)

Dalam rapat koordinasi tersebut, Danantara juga menyoroti pentingnya kesiapan BUMN menghadapi perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI), advanced analytics, post-quantum readiness, dan keamanan siber.

Forum ini menjadi langkah awal dalam penyusunan strategi adopsi frontier technologies atau teknologi masa depan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas pengambilan keputusan di lingkungan BUMN.

Selain itu, Danantara mendorong pengembangan teknologi strategis dalam negeri seperti sovereign AI dan sovereign cloud guna memperkuat kapabilitas nasional di bidang digital.

Transformasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja BUMN, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, industri, dan ekosistem BUMN dalam membangun “Indonesia Inc.”.

3. Pengembangan talenta digital jadi fokus utama

Danantara Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Transformasi Digital BUMN sebagai upaya menyelaraskan visi dan arah kebijakan digitalisasi di seluruh ekosistem badan usaha milik negara (BUMN). Forum tersebut dipimpin Chief Technology Officer (CTO) Danantara Indonesia, Sigit Puji Santosa, dan dihadiri sekitar 60 perusahaan holding utama BUMN dari berbagai sektor strategis. (dok. Danantara)

Danantara menilai pengembangan sumber daya manusia digital menjadi salah satu tantangan utama transformasi digital nasional. Berdasarkan data Komdigi 2025, Indonesia membutuhkan tambahan sekitar 600 ribu talenta digital setiap tahun hingga 2030.

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Danantara mengusung model “Triple Helix” yang mengintegrasikan kolaborasi antara industri, pemerintah, dan akademisi dalam pengembangan talenta serta inovasi digital.

Transformasi digital BUMN akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari pengukuran kesiapan digital seluruh BUMN dalam enam bulan pertama. Selanjutnya, Danantara akan membentuk Digital Transformation Task Force untuk menjalankan roadmap digital terintegrasi dan memastikan proses transformasi berjalan lebih terukur, akuntabel, dan efektif. (WEB)

Topics

Editorial Team