ilustrasi indeks saham (unsplash.com/Anne Nygård)
FTSE (sering disebut footsie) merupakan singkatan dari Financial Times Stock Exchange, yaitu sebuah indeks saham yang dibentuk untuk menunjukkan kinerja perusahaan-perusahaan besar yang tercatat di Bursa Efek London. Indeks saham sendiri dapat dipahami sebagai daftar pilihan saham yang dijadikan acuan untuk melihat apakah pasar sedang naik atau turun.
Pembentukan FTSE bertujuan menyediakan tolok ukur atau patokan agar pelaku pasar dapat membaca kondisi ekonomi Inggris melalui pergerakan harga saham. Ketika harga saham perusahaan besar naik secara umum, indeks ikut naik dan hal itu sering diartikan sebagai sinyal ekonomi sedang membaik.
Sebaliknya, jika banyak harga saham turun, indeks akan melemah dan mencerminkan tekanan di pasar. Peran awal tersebut menjadikan FTSE sebagai salah satu indikator ekonomi penting di Inggris.
Perjalanan FTSE kemudian berkembang ketika pengelolaannya berada di bawah perusahaan global bernama FTSE Russell, yaitu lembaga yang khusus menyusun berbagai indeks saham dunia. Perubahan ini membuat FTSE tidak lagi terbatas pada Inggris, melainkan mencakup banyak negara.
Indeks yang mereka susun digunakan sebagai benchmark, yaitu patokan resmi untuk mengukur kinerja investasi. Banyak lembaga keuangan besar seperti manajer investasi menggunakan indeks tersebut untuk membandingkan hasil pengelolaan dana mereka. Metodologi penyusunannya mengikuti aturan yang jelas, terbuka, dan diperbarui secara berkala agar tetap relevan. Perkembangan tersebut menjadikan FTSE bagian dari sistem pasar modal internasional.