Pensiun dini sering terdengar seperti mimpi ideal bagi banyak orang. Bayangkan memiliki kebebasan waktu sebelum usia pensiun pada umumnya, seperti bepergian tanpa harus meminta cuti, menikmati hobi baru, atau menghabiskan lebih banyak waktu bersama keluarga tanpa tekanan pekerjaan harian. Namun kenyataannya, mencapai pensiun dini bukan sekadar soal bermimpi atau berharap suatu hari kondisi keuangan tiba-tiba cukup.
Mewujudkan pensiun dini membutuhkan strategi yang disiplin, keputusan finansial yang konsisten, serta keberanian untuk meninggalkan kebiasaan uang yang justru memperlambat tujuan tersebut. Banyak orang fokus pada cara menghasilkan lebih banyak uang, padahal sering kali masalah utamanya bukan pendapatan, melainkan kebiasaan finansial yang tidak disadari terus menggerus potensi kekayaan jangka panjang.
Lalu, kebiasaan apa saja yang sebaiknya dihentikan jika ingin mencapai kebebasan finansial lebih cepat?
Dikutip dari GOBankingRates, menurut Marc Russell, financial coach sekaligus pendiri BetterWallet, kunci pensiun dini bukanlah strategi investasi rumit, melainkan kemampuan menghindari kesalahan finansial yang paling umum dilakukan banyak orang. Ia menyoroti tiga kebiasaan utama yang sering menjadi penghambat terbesar menuju early retirement.
