ilustrasi investasi emas (freepik.com/mamewmy)
Melihat kondisi saat ini, emas dinilai memiliki posisi yang lebih aman. Rasio emas-perak menunjukkan emas relatif undervalued dibanding perak. Perak yang sudah naik terlalu tinggi berpotensi menghadapi koreksi lebih besar. Faktor ini membuat emas terlihat lebih menarik untuk 2026.
Meski begitu, keputusan akhir tetap bergantung pada profil risiko masing-masing investor. Gak ada jaminan bahwa pergerakan masa lalu akan terulang. Harga logam mulia bisa berubah seiring dinamika pasar global. Karena itu, penting bagi kamu untuk tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan.
Emas dan perak sama-sama menawarkan peluang investasi menarik di 2026. Perak unggul dari sisi pertumbuhan harga, sementara emas menawarkan stabilitas yang lebih baik. Rasio emas-perak memberi sinyal bahwa emas masih memiliki potensi yang lebih seimbang. Risiko koreksi tetap perlu diantisipasi, terutama setelah kenaikan tajam.
Keputusan investasi sebaiknya disesuaikan dengan tujuan dan toleransi risiko kamu. Dengan pendekatan yang hati-hati, logam mulia bisa menjadi pelengkap portofolio yang efektif.