Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Kebiasaan Kecil Saat Lebaran yang Diam-Diam Menguras THR
ilustrasi uang THR (pexels.com/www.kaboompics.com)
  • Artikel menyoroti enam kebiasaan kecil saat lebaran yang tanpa disadari bisa menguras THR, mulai dari jajan berlebihan hingga tidak mencatat pengeluaran harian.
  • Kebiasaan seperti memberi tambahan uang spontan, sering memakai transportasi instan, dan tergoda promo belanja menjadi penyebab utama bocornya anggaran THR.
  • Penulis menekankan pentingnya kesadaran finansial sederhana agar tetap bisa menikmati momen lebaran tanpa membuat kondisi keuangan berantakan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Setuju kan kalau momen lebaran selalu identik dengan kebahagiaan dan kebersamaan? Kamu berkumpul dengan keluarga, bersilaturahmi ke sanak saudara, dan menikmati suasana yang hanya datang setahun sekali. Di tengah semua itu, THR menjadi salah satu 'penopang' utama agar semua rencana bisa berjalan lancar. Rasanya menyenangkan karena kamu punya dana tambahan untuk berbagai kebutuhan. Segalanya terasa lebih ringan dan leluasa.

Namun, tanpa disadari, ada banyak kebiasaan kecil yang justru diam-diam menguras THR. Bukan karena pengeluaran besar, melainkan karena hal-hal sederhana yang dilakukan berulang kali. Kamu mungkin merasa setiap pengeluaran itu wajar, bahkan terasa sepele. Akan tetapi, jika dikumpulkan, dampaknya bisa cukup signifikan. Supaya kamu lebih waspada, berikut beberapa kebiasaan kecil saat lebaran yang sering jadi 'biang kerok' THR cepat habis.

1. Terlalu sering jajan saat silaturahmi

ilustrasi gorengan (pexels.com/Erkan Avanoğlu)

Saat berkunjung ke rumah saudara, kamu biasanya sudah disuguhi berbagai makanan. Mulai dari kue kering, minuman manis, hingga hidangan berat. Namun, gak jarang kamu tetap membeli makanan atau minuman tambahan di luar. Entah karena ingin mencoba sesuatu yang berbeda atau sekadar ikut-ikutan. Kebiasaan ini terlihat sepele, tetapi bisa terjadi berkali-kali dalam sehari.

Jika dihitung, pengeluaran untuk jajan ini bisa cukup besar. Apalagi jika kamu sering berpindah tempat dan selalu membeli sesuatu di setiap kesempatan. Tanpa terasa, uang THR kamu terpakai untuk hal yang sebenarnya gak terlalu dibutuhkan. Menahan diri sedikit saja bisa membantu kamu menghemat cukup banyak. Kamu tetap bisa menikmati momen tanpa harus selalu mengeluarkan uang tambahan.

2. Memberi 'tambahan' di luar rencana

ilustrasi seseorang memberikan THR (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Kamu mungkin sudah menyiapkan anggaran untuk berbagi THR kepada keluarga dan keponakan. Namun, di situasi tertentu, kamu merasa gak enak jika memberikan sesuai rencana. Akhirnya, kamu menambahkan nominal secara spontan. Alasan utamanya bisa karena sungkan, gak enak hati, atau ingin terlihat lebih dermawan. Kebiasaan ini sering terjadi tanpa kamu sadari.

Jika dilakukan sekali mungkin gak terlalu terasa. Namun, ketika terjadi berulang kali, jumlahnya bisa cukup besar. THR yang sudah dibagi dalam anggaran jadi berantakan karena tambahan-tambahan kecil ini. Supaya lebih terkontrol, kamu perlu berpegang pada rencana yang sudah dibuat. Dengan begitu, kamu tetap bisa berbagi tanpa harus mengorbankan kondisi keuangan.

3. Terlalu sering pakai transportasi instan

ilustrasi kereta api (pexels.com/Pixabay)

Selama lebaran, mobilitas kamu biasanya meningkat. Kamu mungkin harus mengunjungi banyak tempat dalam waktu singkat. Karena ingin praktis, kamu lebih sering menggunakan transportasi instan seperti ojek online atau taksi. Pilihan ini memang nyaman dan menghemat waktu. Namun, jika digunakan terlalu sering, biayanya bisa cukup besar.

Pengeluaran transportasi yang terlihat kecil bisa menumpuk dengan cepat. Apalagi jika jarak tempuh cukup jauh atau dilakukan berkali-kali dalam sehari. Tanpa perencanaan, biaya ini bisa menggerus THR tanpa terasa. Kamu bisa mulai mempertimbangkan alternatif yang lebih hemat, seperti mengatur rute perjalanan atau berbagi kendaraan. Cara sederhana ini bisa membantu mengurangi pengeluaran.

4. Sering 'nambah' belanja karena promo

ilustrasi pasangan belanja online (pexels.com/Thirdman)

Momen lebaran identik dengan berbagai promo menarik. Diskon besar-besaran, cashback, hingga paket bundling membuat kamu tergoda untuk membeli lebih banyak. Awalnya, kamu mungkin hanya ingin membeli satu barang. Namun, karena ada promo, kamu jadi menambah pembelian. Rasanya sayang jika gak dimanfaatkan.

Kebiasaan ini sering membuat kamu membeli barang yang sebenarnya gak direncanakan. Kamu merasa hemat karena mendapat diskon, padahal tetap mengeluarkan uang lebih banyak. Jika gak dikontrol, pengeluaran seperti ini bisa terus berulang. THR pun berkurang tanpa arah yang jelas. Lebih baik fokus pada kebutuhan utama agar gak mudah tergoda oleh promo.

5. Terlalu sering nongkrong atau kumpul

ilustrasi seseorang nongkrong (pexels.com/RDNE Stock project)

Lebaran jadi momen yang pas untuk berkumpul dengan teman lama. Kamu mungkin menghadiri beberapa acara kumpul atau sekadar nongkrong santai. Setiap pertemuan biasanya melibatkan pengeluaran, mulai dari makan, minum, hingga iuran tempat. Semua terasa wajar karena kamu ingin menjaga hubungan baik. Namun, frekuensi yang terlalu sering bisa jadi masalah.

Pengeluaran sosial seperti ini sering gak terasa karena dilakukan dalam suasana santai. Kamu mungkin gak terlalu memikirkan jumlah yang dikeluarkan. Akan tetapi, jika dihitung, totalnya bisa cukup besar. Mengatur jadwal dan frekuensi pertemuan bisa jadi solusi sederhana. Kamu tetap bisa bersosialisasi tanpa harus mengeluarkan biaya berlebihan.

6. Gak mencatat pengeluaran harian

ilustrasi seseorang mencatat pengeluaran (pexels.com/Photo By: Kaboompics.com)

Salah satu kebiasaan kecil yang sering diabaikan adalah gak mencatat pengeluaran. Kamu mungkin merasa semua masih dalam batas wajar, sehingga gak perlu dicatat. Padahal, tanpa pencatatan, kamu gak benar-benar tahu ke mana uang kamu pergi. Semua terasa samar dan sulit dikontrol. Ini membuat kamu lebih rentan mengeluarkan uang secara impulsif.

Dengan mencatat pengeluaran, kamu bisa melihat pola penggunaan uang secara lebih jelas. Kamu jadi tahu kebiasaan mana yang perlu dikurangi. Cara ini gak harus rumit, cukup mencatat secara sederhana setiap hari. Kebiasaan kecil ini bisa memberikan dampak besar terhadap pengelolaan keuangan. Kamu jadi lebih sadar dan lebih mudah mengontrol penggunaan THR.

Lebaran memang momen untuk menikmati kebahagiaan, bukan untuk terlalu membatasi diri. Kamu tetap bisa menikmati makanan, berkumpul dengan orang terdekat, dan berbagi kebahagiaan. Namun, penting untuk tetap sadar bahwa setiap kebiasaan kecil punya dampak. Jika gak dikontrol, pengeluaran bisa membengkak tanpa terasa. Hal ini sering terjadi karena kamu merasa semua masih 'aman-aman saja'.

Mulai dari sekarang, kamu bisa lebih peka terhadap kebiasaan sehari-hari. Gak perlu langsung mengubah semuanya, cukup mulai dari hal kecil yang paling mudah. Dengan kesadaran yang lebih baik, kamu bisa menjaga agar THR tetap bertahan lebih lama. Kamu tetap menikmati lebaran tanpa harus khawatir keuangan jadi berantakan. Jadi, dari enam kebiasaan tadi, mana yang paling sering kamu lakukan?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team