Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi emas (unsplash.com/Scottsdale Mint)
ilustrasi emas (unsplash.com/Scottsdale Mint)

Intinya sih...

  • Menyimpan emas tanpa keamanan ekstra, seperti di rumah, meningkatkan risiko pencurian atau kehilangan. Solusi aman: gunakan safe deposit box di bank atau brankas pribadi.

  • Mengabaikan cold wallet untuk kripto dapat memperbesar potensi peretasan dan serangan siber. Gunakan cold wallet offline untuk proteksi yang lebih baik.

  • Tidak diversifikasi dalam penyimpanan emas dan kripto bisa berbahaya. Lakukan diversifikasi penyimpanan di beberapa tempat berbeda untuk meminimalisir risiko kerugian secara keseluruhan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Emas dan kripto merupakan dua instrumen investasi populer yang mulai banyak dilirik oleh para investor pemula karena kerap dianggap menjanjikan keuntungan yang cukup besar. Kedua aset ini memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sehingga cara penyimpanannya juga tidak bisa disepelekan begitu saja.

Sayangnya ternyata masih banyak investor pemula yang kerap melakukan kesalahan dengan menyimpan emas dan kripto sembarangan, sehingga membuat risiko kerugiannya semakin tinggi. Berikut ini merupakan beberapa kesalahan penyimpanan emas dan kripto yang kerap dilakukan investor pemula, sehingga perlu dihindari dengan seksama.

1. Menyimpan emas tanpa keamanan ekstra

ilustrasi brankas (unsplash.com/Andrej Sachov)

Ada banyak investor pemula yang kerap menyimpan emas di rumah tanpa mempertimbangkan soal risiko keamanannya. Padahal menyimpan emas dalam jumlah yang terlalu besar di rumah hanya akan mengundang potensi pencurian atau bahkan kehilangan yang diakibatkan karena kelalaian sendiri.

Solusi yang lebih aman adalah dengan menggunakan layanan safe deposit box di bank atau brankas pribadi yang memang memiliki keamanan tinggi dalam proteksi aset emas. Dengan cara ini, maka risiko kehilangan emas dapat diminimalisir secara signifikan dan memberikwn ketenangan tersendiri bagi pemiliknya.

2. Mengabaikan cold wallet untuk kripto

ilustrasi trading kripto (unsplash.com/Yorgos Ntrahas)

Kesalahan umum lainnya adalah menyimpan aset kripto hanya di bursa atau dompet digital yang memang telah terhubung ke internet. Penyimpanan dengan cara seperti ini hanya akan memperbesar potensi peretasan, kebocoran data, hingga serangan siber yang mungkin bisa terjadi.

Investor sebetulnya dapat memanfaatkan cold wallet, yaitu dompet kripto offline yang tidak terhubung ke internet secara langsung. Melalui penyimpanan pada cold wallet, maka aset kripto pun akan terproteksi dengan baik dari berbagai ancaman peretasan, meski memang secara akses mungkin akan sedikit lebih terbatas.

3. Tidak diversifikasi dalam penyimpanan

ilustrasi kripto (unsplash.com/Kanchanara)

Sebagian investor pemula mungkin akan rentan menaruh semua aset emas atau kripto hanya pada satu tempat saja. Hal ini jelas berbahaya karena bisa terjadi potensi pencurian, kehilangan data, hingga kerusakan yang membuat seluruh asetnya hilang secara sekaligus.

Menyimpan aset di beberapa tempat berbeda bisa coba dilakukan sebagai langkah diversifikasi, seperti misalnya dompet digital yang aman, brankas pribadi, dan lain sebagainya agar risiko kerugian dalam diperkecil. Diversifikasi penyimpanan dapat membuat investasi terlindungi dengan baik, meski salah satu metode penyimpanannya mengalami masalah.

4. Lupa mencatat dan mengamankan data akses

ilustrasi kripto (pexels.com/Leeloo The First)

Pada investasi kripto memang banyak sekali investor pemula yang tidak mencatat seed phrase atau kata kunci dengan baik. Jika data ini hilang, maka bisa menyulitkan akses ke aset kripto yang nantinya sangat sulit untuk dipulihkan, meski memang koinnya masih ada di blockchain.

Hal yang sama ternyata berlaku untuk emas, sebab investor sering kali lupa mencatat bukti-bukti pembelian atau sertifikat keaslian yang dimilikinya. Tanpa dokumen yang penting, maka emas bisa semakin sulit untuk dijual kembali dengan harga yang sesuai dengan pasaran.

Menyimpan emas dan kripto memang sekilas terlihat mudah, namun ada kesalahan-kesalahan yang perlu dihindari agar aset investasimu tetap aman. Dengan memahami dan mengantisipasi berbagai kesalahan di atas, maka investor pemula tetap bisa menjaga asetnya agar aman. Lakukan cara yang tepat agar investasimu tetap terjaga!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian