ilustrasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)
Sebagian pemula mungkin tidak memperhitungkan biaya tambahan seperti biaya cetak, administrasi, atau bahkan penyimpanan apabila menggunakan fasilitas brankas. Biaya biaya yang ada bisa mengurangi efektivitas investasi jika tidak direncanakan sejak awal.
Aspek keamanan penyimpanan di rumah juga kerap diabaikan, padahal emas batangan memiliki nilai yang cukup tinggi dan rawan risiko kehilangan. Tanpa strategi penyimpanan yang aman dan terencana, maka investasi hanya akan menimbulkan kekhawatiran yang mengganggu ketenangan finansial.
Emas batangan memang dikenal sebagai instrumen investasi yang relatif stabil, namun tetap memerlukan perencanaan agar hasilnya optimal. Dengan menghindari kesalahan umum yang kerap dilakukan pemula, maka pembelian emas bisa menjadi Langkah cerdas. Jangan sampai pembelian emas tersebut justru menimbulkan kerugian jangka panjang.
Apa kesalahan paling umum dalam investasi emas? | Kesalahan paling umum adalah membeli emas tanpa tujuan jelas, hanya ikut tren atau karena takut ketinggalan (FOMO). |
Apakah membeli emas saat harga sedang tinggi merupakan kesalahan? | Bisa menjadi kesalahan jika dilakukan tanpa strategi jangka panjang. Membeli di harga puncak berisiko membuat investor harus menunggu lama untuk balik modal. |
Apakah investasi emas cocok untuk semua tujuan keuangan? | Tidak. Emas kurang ideal untuk tujuan jangka pendek karena pergerakan harganya cenderung lambat. |
Apakah berharap keuntungan cepat dari emas adalah kesalahan? | Ya. Emas bukan instrumen untuk trading cepat. Mengharapkan cuan instan sering berujung kecewa. |