ilustrasi kartu ATM (Pexels.com/Pixabay)
Para oknum juga biasanya meletakkan alat perekam atau skimmer pada ATM maupun mesin EDC untuk menduplikat data rekening milikmu yang tersedia di dalam kartu tersebut. Biasanya alat perekam ini berbentuk sesuai dengan aslinya yakni menyerupai mulut slot tempat memasukkan kartu ATM atau mesin EDC.
Selain itu, biasanya para pelaku akan meletakkan sebuah kamera pengintai yang berfungsi untuk merekam ketika kamu memasukkan nomor PIN ATM milikmu di mesin EDC maupun di ATM. Dengan demikian, tak hanya informasi kartu ATM yang bisa diperoleh pelaku tetapi juga nomor PIN ATM.
Untuk menghindari modus seperti ini, kamu bisa mengecek terlebih dahulu ATM maupun mesin EDC yang akan kamu gunakan apakah ada sesuatu yang mencurigakan. Selain itu, kamu harus memastikan apakah lokasi tempatmu berada merupakan lokasi yang cukup ramai dan disertai oleh kamera pengawas.
Kamu juga harus menutupi tanganmu ketika memasukkan nomor PIN ATM dan menggantinya PIN ATM milikmu secara berkala serta mengubah kartu ATM milikmu menjadi chip karena terenskripsi sehingga aman dari alat skimmer.
Bagi kamu nasabah bank BCA, jika kamu menemukan ada hal-hal yang mencurigakan seperti di atas, kamu bisa menghubungi pihak BCA melalui halo BCA di 1500888, email halobca@bca.co.id, Twitter @HaloBCA atau website resmi BCA www.bca.co.id.
Yuk, #JoinGenerasiSimpel dan #JoinGenerasiSimpelIDN dengan melakukan 5 tips di atas agar kamu bisa terhindar dari berbagai modus penipuan bank dari berbagai oknum yang ingin menguras habis saldo rekening milikmu.
Apa itu penipuan bank? | Penipuan bank adalah upaya pihak tidak bertanggung jawab untuk mencuri uang atau data pribadi nasabah dengan berpura-pura menjadi pihak bank atau menggunakan trik lain. |
Bagaimana cara mengenali modus penipuan bank yang umum? | Modus yang sering dipakai antara lain mengaku sebagai bank lewat telepon, SMS, email atau media sosial untuk meminta data atau uang, serta dibuatnya situs palsu yang menyerupai bank. |
Apakah bank resmi akan meminta data pribadi lewat pesan atau telepon? | Tidak. Bank yang asli tidak akan meminta informasi login, frase keamanan, PIN, OTP, atau data pribadi sensitif lewat telepon, SMS, atau tautan yang mencurigakan. |
Bagaimana cara menghindari penipuan bank online? | Selalu verifikasi langsung ke kontak resmi bank, jangan klik link mencurigakan, gunakan kata sandi kuat, aktifkan autentikasi dua langkah, dan pantau transaksi rutin. |
Apa yang harus dilakukan jika menerima tawaran mencurigakan yang mengatasnamakan bank? | Jangan memberikan data atau mengirim uang, blokir kontak tersebut, lalu laporkan ke bank atau pihak berwenang agar bisa ditindaklanjuti. |