Ilustrasi Obligasi/Surat Berharga (IDN Times/Aditya Pratama)
Lebih lanjut, ia menyampaikan ORI menawarkan sejumlah keuntungan, antara lain aman, memberikan imbal hasil yang menarik melalui kupon yang dibayarkan setiap bulan, serta dapat diperdagangkan di pasar sekunder.
“Setelah holding period selesai, ORI dapat diperdagangkan. Artinya, ada potensi keuntungan jika harga jual lebih tinggi dibandingkan harga perolehan, selain juga mudah diakses,” ujarnya.
Di sisi lain, penerbitan ORI029 merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam mendorong inklusi keuangan sekaligus menjaga kesinambungan pembiayaan APBN. Sepanjang 2026, pemerintah berencana menerbitkan delapan seri SBN ritel, yang terdiri dari ORI, Sukuk Ritel (SR), Savings Bond Ritel (SBR), dan Sukuk Tabungan (ST).
Pemesanan pembelian dilakukan melalui sistem elektronik yang disediakan oleh 28 Mitra Distribusi (Midis) yang telah terintegrasi dengan sistem e-SBN, mulai dari perbankan hingga marketplace yang terdaftar.
Bank Umum
PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Danamon Indonesia Tbk
PT Bank DBS Indonesia
PT Bank HSBC Indonesia
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Maybank Indonesia Tbk
PT Bank Mega Tbk
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Panin Tbk
PT Bank Permata Tbk
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PT Bank UOB Indonesia
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
PT Bank SMBC Indonesia Tbk
PT Bank Victoria International Tbk
Standard Chartered Bank Indonesia
Perusahaan Efek
PT BRI Danareksa Sekuritas
PT BNI Sekuritas
PT Mandiri Sekuritas
PT Panin Sekuritas Tbk
PT Phillip Sekuritas Indonesia
PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk
Perusahaan Financial Technology Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)
PT Bareksa Portal Investasi
PT Bibit Tumbuh Bersama
PT Nusantara Sejahtera Investama (FUNDtastic+)
PT Star Mercato Capitale (Tanamduit)