Membangun kekayaan sering kali dianggap bergantung pada besarnya gaji bulanan. Padahal, cara mengelola dan mengarahkan uang justru memegang peran yang lebih menentukan. Banyak orang dengan penghasilan stabil merasa sudah cukup hemat, rajin berburu promo, dan menekan pengeluaran kecil, tetapi kondisi finansialnya tetap stagnan.
Fenomena ini kerap terjadi pada keluarga kelas menengah yang secara kasatmata tampak aman secara ekonomi, namun sulit menumbuhkan aset jangka panjang.
Dilansir New Trader U, sejumlah riset keuangan menunjukkan, penghambat utama kekayaan bukan terletak pada nominal penghasilan, melainkan pada jenis pengeluaran yang terus dipelihara tanpa disadari. Studi panjang Thomas Stanley tentang jutawan juga menegaskan bahwa orang kaya bukan hanya membelanjakan lebih sedikit, tetapi membelanjakan uang dengan cara yang berbeda.
Untuk memahami di mana letak kebocoran finansial tersebut, berikut tujuh pengeluaran yang menghambat pertumbuhan kekayaan dan sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
