Lebaran selalu identik dengan momen belanja yang terasa lebih intens dibanding hari biasa. Mulai dari kebutuhan pakaian baru, hampers, hingga berbagai keperluan rumah tangga, semuanya terasa mendesak untuk dipenuhi. Di tengah euforia tersebut, berbagai promo seperti dikson dan cashback hadir seolah menjadi penyelamat dompet yang mulai menipis.
Namun di balik daya tarik promo tersebut, tidak sedikit orang yang masih belum memahami perbedaan mendasar antara discount dan cashback. Keduanya memang terlihat sama-sama menguntungkan, tetapi sebenarnya memiliki mekanisme dan dampak yang berbeda terhadap keuangan.
Jika tidak dipahami dengan baik, promo justru dapat memicu pengeluaran yang tidak terkontrol. Yuk pahami perbedaannya agar pengeluaran Lebaran tetap terasa aman dan terkendali!
