Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi emas
ilustrasi emas (pexels.com/Pixabay)

Intinya sih...

  • Emas 24 karat memiliki kadar kemurnian tertinggi, cocok untuk investasi jangka panjang dan mudah dicairkan.

  • Emas 22 karat memiliki campuran logam untuk kekuatan, tetap berkilau dan nyaman dipakai, baik sebagai perhiasan maupun investasi.

  • Emas 18 karat memiliki campuran logam lebih banyak, tahan terhadap goresan, dipilih untuk desain dan daya tahan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Membeli emas bukan hanya soal memilih desain atau berat, namun juga memahami kadar yang terkandung di dalamnya. Perbedaan kadar emas ternyata sangat mempengaruhi nilai, tujuan penggunaan, hingga daya tarik, sehingga perlu diperhatikan.

Banyak orang masih menganggap bahwa semua emas memiliki kualitas yang sama, padahal setiap kadar memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda-beda. Berikut ini merupakan beberapa perbedaan kadar emas yang wajib dipahami sebelum membeli agar tidak sampai mengalami kerugian.

1. Emas 24 karat

ilustrasi emas (unsplash.com/Jingming Pan)

Emas 24 karat memiliki kadar kemurnian paling tinggi karena hampir seluruhnya terdiri atas emas murni tanpa campuran logam lainnya. Karakteristik ini seolah membuat warna emas terlihat lebih kuning cerah dan memiliki nilai jual yang lebih tinggi.

Emas 24 karat pada umumnya bersifat lebih lunak, sehingga kurang cocok apabila digunakan sebagai perhiasan harian. Kadar ini umumnya lebih sering dipilih untuk investasi jangka panjang karena memang nilainya relatif lebih stabil dan mudah dicairkan kapan pun.

2. Emas 22 karat

ilustrasi emas (pexels.com/Michael Steinberg)

Emas 22 karat mengandung emas murni dalam jumlah yang cukup tinggi dengan sedikit campuran dari logam lain untuk bisa menambah kekuatannya. Perpaduan ini dapat membuat emas tetap terlihat berkilau, namun jauh lebih kokoh jika dibandingkan dengan emas 24 karat.

Kadar ini sering digunakan untuk perhiasan dengan nilai tinggi yang tetap terasa nyaman pada saat dipakai. Dari sisi investasi, emas 22 karat masih tetap memiliki nilai yang baik, meski memang tidak setinggi emas murni.

3. Emas 18 karat

ilustrasi perhiasan emas (pexels.com/AS Photography)

Emas 18 karat memiliki campuran logam yang jauh lebih banyak sehingga tingkat kekuatannya pun meningkat. Hal ini dapat membuat perhiasan dari emas 18 karat jadi lebih tahan terhadap goresan dan juga perubahan bentuk.

Warna emas pada kadar ini biasanya kaca baru lebih lembut dan bervariasi, tergantung pada campuran logamnya. Emas 18 karat kerap dipilih bagi pengguna memang lebih mengutamakan pada keindahan desain dan juga daya tahan yang dimilikinya.

4. Emas 14 karat

ilustrasi emas (unsplash.com/Mariano Rivas)

Emas 14 karat dapat mengandung kadar emas yang jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan kadar lainnya, namun memiliki struktur yang jauh lebih keras. Campuran logam yang lebih dominan menjadikan emas ini cocok untuk digunakan pada saat beraktivitas sehari-hari.

Harga emas 14 karat relatif lebih terjangkau, sehingga sering dipilih untuk perhiasan kasual. Meski memang nilai investasinya tidak setinggi kadar lain, namun emas ini tetap diminati karena memang dianggap praktis dalam penggunaannya.

Memahami perbedaan kadar emas dapat membantu pembeli untuk menyesuaikan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan finansial. Dengan pengetahuan yang tepat, maka pembelian emas bisa menjadi keputusan yang lebih cerdas dan menguntungkan dalam jangka panjang. Setiap kadar emas memiliki karakteristiknya yang berbeda-beda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team