Jakarta, IDN Times - Upaya pengentasan kemiskinan terus menjadi perhatian bersama di tingkat global maupun nasional, termasuk di Indonesia. Secara nasional, angka kemiskinan menunjukkan tren penurunan. Pada Maret 2025, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 8,47 persen atau sekitar 23,85 juta jiwa, turun 1,37 juta orang dibandingkan periode Maret 2024.
Meski demikian, penurunan angka kemiskinan belum sepenuhnya menghapus tantangan di tingkat akar rumput. Banyak keluarga prasejahtera, khususnya ibu-ibu, masih menghadapi keterbatasan akses terhadap permodalan, literasi keuangan, serta jaringan ekonomi yang inklusif. Kondisi ini kerap membatasi ruang gerak mereka dalam membangun usaha dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
