Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)
ilustrasi rupiah melemah (IDN TImes/Aditya Pratama)

Intinya sih...

  • Data ekonomi AS dan sikap The Fed dorong penguatan dolar.

  • Investor tunggu sikap Bank Indonesia dalam rapat dewan gubernur.

  • Proyeksi pergerakan rupiah hari ini berada di kisaran Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Nilai tukar atau kurs rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam mengawali perdagangan Kamis (19/2/2026). Rupiah dibuka di Rp16.948 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg hingga pukul 09.06 WIB, rupiah berada di level Rp16.932 per dolar AS, melemah 48 poin atau 0,28 persen dibandingkan penutupan sebelumnya dibandingkan penutupan sebelumnya di Rp16.884 per dolar AS.

1. Data ekonomi AS dan sikap The Fed dorong penguatan dolar

Pengamat pasar uang Lukman Leong menyampaikan rupiah melemah terhadap dolar AS yang menguat cukup besar setelah sejumlah data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan hasil lebih kuat dari perkiraan.

"Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS yang menguat cukup besar setelah data-data ekonomi seperti perumahan, manufaktur dan penjualan barang tahan lama yang lebih kuat dari perkiraan," ujarnya.

Menurutnya, penguatan dolar juga dipicu oleh risalah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) atau komite kebijakan moneter bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), yang bernada hawkish.

Sikap hawkish berarti bank sentral cenderung mempertahankan atau menaikkan suku bunga guna menekan inflasi, sehingga membuat dolar lebih menarik bagi investor.

2. Investor tunggu sikap Bank Indonesia

Dari dalam negeri, Lukman menilai investor mengantisipasi kemungkinan sikap dovish Bank Indonesia (BI) dalam rapat dewan gubernur yang digelar sore ini. "Dari domestik, investor justru mengantisipasi kemungkinan sikap dovish BI dalam rapat dewan gubernur sore ini," ujarnya.

Sikap dovish merujuk pada kecenderungan bank sentral untuk lebih longgar terhadap kebijakan suku bunga guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

3. Proyeksi pergerakan rupiah hari ini

Rentang pergerakan harian rupiah pagi ini berada di kisaran Rp16.917-Rp16.948 per dolar AS. Sementara itu, dalam 52 minggu, rupiah bergerak di kisaran Rp16.079-Rp17.224 per dolar AS, dengan imbal hasil dolar AS sejak awal tahun sebesar 1,57 persen.

Sementara itu, Lukman memperkirakan pergerakan rupiah hari ini berada dalam kisaran Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS.

Editorial Team