ilustrasi saham dividen (unsplash.com/Kelly Sikkema)
Tidak semua saham harus dijual untuk mendapatkan keuntungan karena ada yang membagikan dividen secara rutin. Dividen adalah pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham. Jadi meskipun harga saham tidak naik, tetap ada pemasukan yang diterima. Misalnya, memiliki saham senilai Rp15 juta di perusahaan yang memberikan dividen 4 persen per tahun. Maka dalam setahun bisa menerima sekitar Rp600 ribu tanpa menjual saham tersebut.
Pendekatan ini berbeda dengan trading yang mengandalkan selisih harga karena fokusnya pada hasil dari bisnis perusahaan. Jika perusahaan tetap menghasilkan laba, maka dividen tetap dibagikan. Ini membuat investasi terasa lebih nyata karena ada hasil yang diterima langsung. Banyak orang melewatkan pendekatan ini karena terlalu fokus pada harga yang naik turun. Padahal dalam kondisi seperti sekarang, dividen bisa jadi sumber hasil yang lebih stabil.
Saham bank loyo bukan berarti semua peluang tertutup, tetapi cara melihatnya memang perlu diubah. Dengan memahami angka dan cara kerja tiap instrumen, keputusan jadi lebih masuk akal dan tidak sekadar ikut kondisi pasar. Setiap pilihan punya kelebihan dan kekurangan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Dari semua opsi tadi, mana yang paling realistis untuk kondisi sekarang?