Anggapan bahwa saham hanya untuk orang dengan uang atau modal yang besar masih sering terdengar, terutama saat pembahasan masuk ke saham fundamental. Banyak orang langsung membayangkan angka jutaan, bahkan miliaran, tanpa melihat cara kerja pembelian saham di pasar.
Padahal, saham fundamental merujuk pada perusahaan dengan bisnis jelas dan menghasilkan laba, seperti bank, makanan, atau energi. Contohnya bisa dilihat pada BBCA (Bank Central Asia), TLKM (Telkom Indonesia), hingga ICBP (Indofood CBP) dengan produk yang mudah ditemukan sehari-hari. Aksesnya sebenarnya terbuka, hanya cara pandang sering membuatnya terlihat seolah membeli saham tersebut tak pantas bagi karyawan bergaji standar maupun UMR. Berikut penjelasan mengenai apakah saham fundamental cuma untuk orang bermodal besar.
