Penurunan harga saham sering kali memicu rasa cemas, terutama bagi investor pemula yang belum terbiasa menghadapi volatilitas pasar. Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari sentimen global, perubahan kebijakan ekonomi, hingga isu yang berkaitan langsung dengan kinerja perusahaan. Tidak sedikit investor kemudian bertanya-tanya, jika saham turun, apa yang harus dilakukan agar kerugian tidak semakin besar.
Padahal, naik turunnya harga saham merupakan bagian alami dari mekanisme pasar yang tidak bisa dihindari. Perbedaan utama antara investor yang bertahan dan yang tersingkir terletak pada cara mereka merespons situasi tersebut secara rasional dan terukur. Karena itu, penting untuk memahami langkah-langkah bijak yang bisa dilakukan saat saham turun, seperti yang akan dibahas dalam artikel ini.
