Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi investasi
ilustrasi investasi (unsplash.com/Stephen Dawson)

Intinya sih...

  • Jadwal penerbitan SBN 2026 dilakukan secara bertahap sepanjang tahun. Masing-masing seri bisa dibeli sesuai masa penawaran dan ketentuannya.

  • Pembelian SBN dapat dilakukan secara online melalui mitra distribusi resmi seperti bank, perusahaan sekuritas, dan platform fintech yang bekerja sama dengan pemerintah.

  • Pemerintah menawarkan beberapa jenis SBN ritel pada 2026, seperti ORI, SBR, ST, dan SR yang memiliki keuntungan tersendiri bagi investor.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Surat Berharga Negara (SBN) merupakan salah satu instrumen investasi yang cukup diminati masyarakat. Alasannya beragam, salah satunya menawarkan imbal hasil yang relatif stabil dan tingkat keamanannya yang terjaga.

Pada awal 2026, pemerintah kembali menyiapkan penerbitan SBN ritel sebagai bagian dari strategi pembiayaan negara sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan nasional. Melalui instrumen ini, mereka yang berminat dapat berinvestasi dengan membelinya.

Sesuai tujuannya, penerbitan SBN 2026 tetap dilakukan lewat skema yang mudah diakses. Nah, bagi masyarakat yang mungkin berminat, berikut panduan lengkapnya mulai dari jadwal SBN 2026, cara beli, hingga jenis yang ditawarkan. Simak sampai akhir, ya!

1. Jadwal SBN 2026

ilustrasi investasi (unsplash.com/Austin Distel)

Sebagaimana sebelumnya, jadwal penerbitan SBN 2026 dilakukan secara bertahap sepanjang tahun. Selama periode tersebut, pemerintah akan merilis beberapa seri SBN yang bisa dibeli sesuai masa penawaran dan ketentuannya. Berikut jadwal lengkapnya:

  • ORI029: 26 Januari—19 Februari 2026

  • SR024 (SBN Syariah): 6 Maret—15 April 2026

  • ST016 (SBN Syariah) 8 Mei—3 Juni 2026

  • ORI030: 6 Juli—30 Juli 2026

  • SR025 (SBN Syariah): 21 Agustus—16 September 2026

  • SBR015 : 28 September—22 Oktober 2026

  • ST017: 6 November—2 Desember 2026

2. Cara beli SBN 2026

ilustrasi investasi (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Setelah mengetahui jadwal lengkapnya, kamu juga perlu tahu cara membeli SBN. Nah, biasanya pembelian dapat dilakukan secara online melalui mitra distribusi resmi, seperti bank, perusahaan sekuritas, dan platform fin-tech yang bekerja sama dengan pemerintah. Berikut panduan lengkapnya:

Gunakan mitra distribusi yang tersedia

Pertama, kamu perlu menentukan mitra distribusi yang tersedia. Berikut di antaranya sesuai masing-masing jenis:

  • Bank: Mandiri, BCA, BRI, BNI, BTN, dan lainnya

  • Sekuritas: Mandiri Sekuritas, Danareksa, Trimegah, dan lainnya

  • Fintech: Bibit, Bareksa, Investree, dan lainnya

Registrasi akun pembelian

Di tahap ini, kamu perlu melakukan pendaftaran akun terlebih dahulu dengan menyiapkan dokumen seperti KTP, rekening bank, email aktif, dan nomor ponsel. Ikuti langkah di bawah ini:

  • Pertama, masuk ke website atau aplikasi mitra distribusi SBN

  • Lalu, pilih menu SBN atau Obligasi Negara

  • Setelah itu, klik daftar atau registrasi

  • Isikan data diri dengan sebenar-benarnya.

  • Lanjut, upload berkas pendukung yang diminta, seperti foto KTP dan foto selfie dengan KTP

  • Kemudian, isi juga data lain yang dibutuhkan, seperti nomor rekening bank misalnya

  • Selesai. Kamu tinggal tunggu verifikasi (estimasi biasanya 1×24 jam)

Pesan SBN

Jika akun pembelian terverifikasi dan masa penawaran telah dibuka, kamu bisa langsung memilih seri SBN yang ingin dibeli. Pembelian dilakukan dengan nominal yang ditentukan sesuai aturan. Misal, minimal Rp1 juta.

Setelah dilakukan pembelian, kamu hanya perlu menunggu konfirmasi pembayaran. Nantinya akan muncul metode pembayaran yang tersedia.

Lakukan pembayaran

Lanjut, kamu bisa melanjutkan proses pembelian SBN ke tahap pembayaran. Cara bayar dapat dilakukan via transfer atau virtual account sesuai instruksi mitra distribusi yang sebelumnya dipilih.

Sebagai catatan, kamu harus memastikan bahwa pembayaran dilakukan sebelum batas waktu yang ditentukan. Jika sudah dibayar, jangan lupa untuk menyimpan bukti pembayaran.

Setelmen dan kupon

Sesuai tanggal setelmen, SBN akan langsung tercatat di rekening dan kupon dibayarkan setiap bulan. Kamu bisa memastikannya dengan mengecek portofolio lewat aplikasi mitra distribusi.

3. Jenis SBN ritel yang ditawarkan

ilustrasi investasi (pexels.com/Liza Summer)

Pada 2026 ini, pemerintah kembali menawarkan beberapa jenis SBN ritel yang mungkin sudah dikenal masyarakat. Jenis-jenis tersebut biasanya dibedakan berdasarkan skema imbal hasil, tenor, dan fleksibilitas pencairan. Berikut daftarnya:

Obligasi Negara Ritel (ORI)

  • Imbal hasil tetap (fixed rate)

  • Bisa diperdagangkan di pasar sekunder sebelum jatuh tempo

  • Dikelola secara konvensional

  • Tenor umumnya sekitar 3-6 tahun

Savings Bond Ritel (SBR)

  • Imbal hasil mengambang (floating with floor) mengikuti suku bunga acuan

  • Tidak dapat diperdagangkan diperjualbelikan sebelum jatuh tempo, namun bisa diajukan pencairan sebelum jatuh tempo maksimal 50% (early redemption)

  • Dikelola secara konvensional

  • Tenor umumnya 2–4 tahun

Sukuk Tabungan (ST)

  • Imbal hasil mengambang (floating with floor) mengikuti suku bunga acuan

  • Tidak bisa diperdagangkan sebelum jatuh tempo, tetapi bisa early redemption

  • Dikelola secara syariah

  • Tenor umumnya 2-4 tahun

Sukuk Ritel (SR)

  • Imbal hasil tetap (fixed rate)

  • Bisa diperdagangkan di pasar sekunder

  • Dikelola secara syariah

  • Tenor umumnya 3-5 tahun

4. Keuntungan membeli Surat Berharga Negara (SBN)

ilustrasi investasi emas melalui aplikasi online (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Ada sejumlah keuntungan membeli Surat Berharga Negara (SBN), berikut di antaranya:

  • Pokok dan imbal hasil dijamin langsung oleh pemerintah melalui undang-undang

  • Imbal hasil rutin, cocok untuk sumber penghasilan pasif

  • Modal awal terjangkau, bisa dibeli mulai dari nominal yang relatif kecil

  • Akses pembelian mudah, dapat dilakukan secara digital melalui mitra distribusi resmi.

5. Tips investor yang cocok beli SBN

ilustrasi investasi (pexels.com/Anna Nekrashevich)

Berikut ini beberapa jenis investor yang mungkin akan cocok berinvestasi SBN:

  • Investor dengan profil risiko konservatif, suka dengan instrumen investasi yang aman dan terjamin

  • Pencari passive income yang pasti setiap bulan

  • Investor yang ingin diversifikasi portofolio

  • Investor yang menginginkan investasi minim perawatan, tidak perlu aktif memantau pasar setiap hari karena imbal hasil sudah ditentukan

Itulah tadi informasi seputar SBN 2026, mulai dari jadwal, cara beli hingga jenis yang ditawarkan. Kamu tertarik membeli?

FAQ seputar SBN 2026

Apa itu SBN?

Surat Berharga Negara (SBN) adalah instrumen investasi berupa surat utang yang diterbitkan secara resmi oleh pemerintah untuk membiayai kebutuhan negara.

Beli SBN di mana?

SBN bisa dibeli melalui mitra distribusi resmi seperti bank, sekuritas, dan platform fintech.

SBN yang dijual 2026 apa saja?

Pada 2026 ini, pemerintah kembali menawarkan beberapa jenis SBN ritel yang mungkin sudah dikenal masyarakat. Di antaranya Obligasi Negara Ritel (ORI), Savings Bond Ritel (SBR), Sukuk Tabungan (ST), dan Sukuk Ritel (SR).

Editorial Team