Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sundown Markette Festival, Bank Raya Dorong Pertumbuhan UMKM Digital
Sundown Markette Festival di GBK (Dok Bank Raya)

  • Bank Raya menjadi sponsor utama Sundown Markette Festival 2026 di GBK Senayan, Jakarta, untuk mendorong inklusi keuangan digital dan pertumbuhan UMKM selama bulan Ramadan.
  • Festival ini menghadirkan 55 tenant UMKM dan brand lokal dengan berbagai kegiatan seperti bazar, konser, talkshow, hingga promo transaksi cashless melalui Aplikasi Raya dari Bank Raya.
  • Kegiatan ini juga menekankan keberlanjutan lingkungan lewat sistem pengelolaan sampah terstruktur serta komitmen menjaga higienitas produk demi mendukung UMKM yang berdaya saing dan ramah lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Bank Raya sebagai bank digital bagian dari BRI Group terus mengambil peran untuk mendorong akselerasi inklusi keuangan digital bagi UMKM. Bank Raya menjadi sponsor utama dalam Sundown Markette Festival yang mengusung tema “Harmony of Togetherness”, yang menjadi ruang kolaborasi antara tenant, brand lokal, komunitas dan budaya lokal. 

Festival ini digelar selama bulan Ramadan mulai 21 Februari hingga 14 Maret 2026 di Taman Softball Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta. Acara ini diresmikan oleh Eric Phahlevi Zakaria Lumbun selaku Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, didampingi oleh Kicky Andrie Davetra selaku Direktur Bisnis Bank Raya dan juga penyelenggara beserta mitra.

“Sebagai bank digital, Bank Raya terus mendorong pengusaha lokal untuk meningkatkan daya saing khususnya melalui digitalisasi. Sebagai Official Banking Partner, Bank Raya bersama Sundown Markette Festival mengajak masyarakat untuk menikmati kemudahan bertransaksi cashless, disamping itu juga para UMKM dapat menikmati kemudahan pengelolaan keuangan bisnis dengan menggunakan Aplikasi Raya,” ujar Kicky dalam siaran pers yang diterima IDN Times, Senin (23/2/2026).

1. Hadirkan ekosistem transaksi yang inklusif bagi UMKM

Sundown Markette Festival di GBK (Dok Bank Raya)

Dia menjelaskan Sundown Markette Festival menghadirkan pengalaman Ramadan yang hangat, positif, dan penuh makna. Sebanyak 55 tenant UMKM dan brand lokal turut berpartisipasi, menghadirkan ragam kuliner, produk kreatif, bazar murah, konser musik, kegiatan olahraga bersama komunitas, talkshow, kajian ustadz, serta berbagai aktivitas keluarga yang dirancang untuk menciptakan momen kebersamaan dalam suasana senja Ramadan. Pengunjung juga berkesempatan memenangkan hadiah umroh untuk dua orang pemenang dari AJ Travel Umroh.

"Di Sundown Markette Festival, Bank Raya menghadirkan ekosistem transaksi yang inklusif bagi UMKM dan komunitas, sehingga masyarakat dapat merasakan pengalaman transaksi digital yang praktis sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi," ujar Kicky.

2. Menghadirkan berbagai promo

Ilustrasi Promo (IDN Times/Aditya Pratama)

Untuk mendukung kemudahan bertransaksi bagi masyarakat yang hadir di Sundown Markette Festival, Bank Raya menghadirkan beragam promo seperti, Promo Cashback senilai Rp10 ribu dengan minimal transaksi Rp30 ribu kemudian terdapat Promo Best Tenant untuk lima tenant dengan rata-rata saldo terbanyak selama event Sundown Markette Festival dan promo menarik lainnya untuk nasabah Bank Raya yang berkesempatan mendapatkan merchandise hingga hadiah senilai jutaan rupiah.

“Bank Raya akan terus memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan UMKM Indonesia melalui beragam inovasi di Aplikasi Raya, guna terus mengambil peran dalam penguatan ekonomi digital di Indonesia.” kata Kicky.

3. Menerapkan sistem waste management yang terstruktur

Logo Bank Raya. (Dok/Istimewa).

Sebagai wujud komitmen untuk mendorong UMKM yang berdaya saing, kata Kicky, Sundown Markette Festival juga berkomitmen untuk mengajak para UMKM menjaga kebersihan dan keberlanjutan lingkungan. Seluruh tenant UMKM bersama penyelenggara memastikan kualitas serta higienitas makanan dan minuman melalui pengawasan berkala.

"Kegiatan ini juga menerapkan sistem waste management yang terstruktur, mulai dari pengumpulan hingga pengolahan sampah, termasuk pengelolaan minyak jelantah agar tidak mencemari lingkungan. Langkah ini diambil untuk mengurangi dampak negatif sampah terhadap kesehatan dan lingkungan," ujarnya.

Editorial Team