Keputusan finansial sering terasa seperti pilihan pribadi yang rasional, padahal kenyataannya banyak dipengaruhi lingkungan sekitar. Obrolan tongkrongan, unggahan media sosial, sampai standar hidup kelompok pertemanan pelan-pelan membentuk cara pandang terhadap uang. Tanpa sadar, keputusan soal belanja, tabungan, dan investasi bisa bergeser dari kebutuhan nyata ke dorongan pembuktian sosial.
Tekanan sosial dalam urusan finansial sering hadir dengan cara halus dan terasa wajar. Rasanya seperti mengikuti arus, padahal arah arus itu belum tentu sesuai kondisi dompet dan tujuan hidup. Memahami tanda-tandanya penting supaya keputusan keuangan tetap sehat dan sadar. Yuk, cek satu per satu tanda berikut dan mulai refleksi kondisi finansial secara jujur!
