Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Tips Memilih ATM yang Aman untuk Tarik Tunai
ilustrasi ATM (pexels.com/RDNE Stock project)

Intinya sih...

  • Pilih ATM di lokasi terang dan ramai untuk mempermudah pengawasan sekitar

  • Utamakan ATM di dalam gedung resmi yang dilengkapi sistem keamanan tambahan

  • Periksa kondisi fisik mesin ATM sebelum tarik tunai untuk menghindari perangkat ilegal

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menarik uang tunai di mesin ATM merupakan aktivitas yang kerap dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kurangnya kewaspadaan pada saat memilih lokasi ATM justru bisa meningkatkan risiko kejahatan, seperti skimming, penipuan, hingga pencurian.

Penting bagi setiap nasabah untuk memahami cara memilih ATM yang aman sebelum melakukan transaksi. Oleh sebab itu, ketahuilah beberapa tips berikut ini agar ATM yang kamu gunakan untuk tarik tunai terhindar dari risiko kejahatan.

1. Pilih ATM di lokasi yang terang dan ramai

ilustrasi mesin ATM (unsplash.com/Ali Mkumbwa)

ATM yang berada di area dengan pencahayaan baik biasanya akan lebih aman karena mempermudah pengawasan sekitar. Keberadaan orang lain di sekitar lokasi turut mengurangi potensi tindak kejahatan yang kerap mengincar para nasabah.

Sebaliknya, ATM yang berada di tempat sepi dan minim penerangan biasanya akan memiliki risiko lebih tinggi terhadap aksi kriminalitas. Kondisi yang ada kerap dimanfaatkan oleh para pelaku kejahatan karena minim saksi dan juga sulit terpantau oleh CCTV.

2. Utamakan ATM yang berada di dalam gedung resmi

ilustrasi ATM (unsplash.com/Giovanni Gagliardi)

ATM yang berada di dalam bank, pusat perbelanjaan, atau gedung perkantoran umumnya dilengkapi sistem keamanan tambahan, sehingga jauh lebih aman. Keberadaan petugas keamanan dan pengawasan CCTV akan membuat transaksi menjadi lebih terproteksi.

ATM di lokasi resmi biasanya memperoleh perawatan rutin, sehingga risiko kerusakan atau modifikasi ilegal dapat dihindari. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kejahatan, seperti pemasangan alat skimming yang berpotensi dialami nasabah.

3. Periksa kondisi fisik mesin ATM

ilustrasi ATM (unsplash.com/Nick Pampoukidis)

Sebelum melakukan tarik tunai, sebaiknya perhatikan kondisi fisik mesin ATM terlebih dahulu secara menyeluruh. Jika terdapat bagian yang mungkin terlihat longgar, mencurigakan, hingga berbeda dari biasanya, sebaiknya segera batalkan transaksi.

Pemeriksaan sederhana dapat membantu menghindari perangkat ilegal yang kerap dipasang untuk mencuri data kartu. Kewaspadaan sejak awal menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan dan Informasi pribadi.

4. Hindari tarik tunai pada jam sepi

ilustrasi ATM (unsplash.com/Keller Chewning)

Waktu penarikan tunai ternyata akan sangat mempengaruhi tingkat keamanan saat menggunakan mesin ATM. Melakukan transaksi pada jam-jam ramai dapat memberikan rasa aman karena lingkungan biasanya akan lebih aktif dan mudah untuk diawasi.

Sebaliknya, tarik tunai pada waktu larut malam atau dini hari sangat berisiko tinggi karena kondisi yang cenderung sepi di sekitar. Situasi tersebut juga bisa meningkatkan peluang terjadinya kejahatan terhadap nasabah, sehingga harus ekstra berhati-hati.

Memilih ATM yang aman untuk tari tunai merupakan langkah sederhana yang penting untuk memastikan keamanan finansial. Dengan memperhatikan beberapa hal di atas, kamu bisa meminimalisir risiko kejahatan dan bisa bertransaksi dengan lebih tenang. Sebaiknya harus lebih selektif dalam memilih lokasi ATM yang akan digunakan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team