Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Tips Menabung Anti Gagal yang Cocok untuk Anak Muda
unsplash.com/Melissa Walker Horn

Intinya sih...

  • Alokasikan dulu pengeluaranmu selama sebulan untuk mengatur gaji dan terlepas dari utang.

  • Tentukan persentase tabungan dalam sebulan, jangan sampai gajimu habis untuk berfoya-foya.

  • Investasikan sebagian uangmu ke properti setelah akumulasi tabungan, investasi, dan arisan sudah mencapai target.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menabung bukan hal yang mudah, setuju? Banyaknya godaan di sekitar sering kali menggagalkan tekadmu untuk menabung. Tapi, hal ini tak lantas membuatmu putus asa begitu saja. Lebih baik coba tips menabung anti gagal berikut yuk! Dijamin keuanganmu akan membaik dari waktu ke waktu.

1. Alokasikan dulu pengeluaranmu selama sebulan

ilustrasi sticky notes (unsplash.com/Marten Bjork)

Sebelum membelanjakan gaji untuk kebutuhan sehari-hari, coba buatkan pengalokasiannya terlebih dahulu. Alokasi ini terdiri dari berbagai pos pengeluaranmu selama satu bulan. Misalnya Rp 2 juta untuk kebutuhan pokok, Rp 500 ribu untuk transportasi, Rp 500 ribu untuk kesehatan, dan seterusnya. 

Alokasi ini akan memudahkanmu untuk mengatur gaji. Jadi berapa pun gaji yang kamu terima, jumlahnya cukup untuk membiayai semua kebutuhanmu sehingga kamu bisa terlepas dari namanya utang.

2. Tentukan persentase tabungan dalam sebulan

unsplash.com/Kat Yukawa

Ini dia yang tak kalah krusial, yaitu menentukan persentase tabungan. Apakah yang ditabung itu 40%, 30%, atau 25% dari gaji utama. Semakin besar, tentu semakin baik karena uang yang terkumpul pun semakin banyak. 

Namun, kamu tak perlu terlalu memaksakan diri. Kalau kamu tak sanggup menyisihkan 40% dari gajimu untuk ditabung, kurangi menjadi 25% saja. Intinya jangan sampai gajimu habis untuk berfoya-foya.

3. Biar makin untung, investasikan sebagian uangmu

unsplash.com/Progressive Insurance

Selain tabungan, kamu juga bisa coba berinvestasi, nih! Ada beberapa instrumen investasi yang bisa dijadikan opsi, seperti deposito, reksadana, forex, saham, obligasi, dan emas. 

Untuk meminimalisir risiko tapi tetap mendapat untung, maka liriklah deposito atau reksadana. Apalagi modal untuk kedua instrumen ini sangat terjangkau.

4. Ikut arisan sama teman atau rekan kerjamu di kantor

unsplash.com/Mohau Mannathoko

Teman atau rekan kerjamu di kantor mengajakmu ikut arisan? Terima saja. Ini adalah peluang bagus untuk mengurangi sikap konsumtif setelah gajian, tapi di sisi lain akan membantumu untuk mendapatkan keuangan yang lebih baik.

Tak perlu banyak-banyak. Arisan Rp 500 ribu atau Rp 1 juta per bulan saja sudah cukup untuk membuatmu hidup lebih hemat. Ketika giliranmu untuk menarik arisan tiba, kamu bisa investasikan sehingga uangnya tak lenyap begitu saja.

5. Kalau uangmu sudah cukup, investasikan ke properti

unsplash.com/Tierra Mallorca

Bila akumulasi tabungan, investasi, dan arisan sudah mencapai target, kamu bisa banget melirik properti untuk memaksimalkan keuntungan investasimu. Sebab harga jual properti mengalami kenaikan dari tahun ke tahun, jadi kamu tak akan pernah rugi.Ada tanah, ruko, rumah, dan apartemen yang bisa kamu jadikan referensi. 

Kalau kamu gak sanggup beli secara cash, kamu bisa ikut KPR atau KTA. Cukup dengan membayar DP, kamu sudah punya satu properti idaman. Sisa pembayarannya cukup kamu cicil saja setiap bulan sampai lunas. 

Menabunglah sebelum terlambat. Jangan sampai kamu tak punya apa-apa padahal sudah bekerja selama bertahun-tahun.

FAQ seputar Tips Menabung Anti Gagal yang Cocok untuk Anak Muda

Bagaimana cara menentukan tujuan menabung yang tepat?

Tentukan tujuan yang spesifik seperti dana darurat, liburan, atau beli gadget agar kamu punya motivasi jelas untuk menyisihkan uang secara konsisten.

Apakah perlu membuat rekening tabungan khusus?

Ya, rekening khusus tabungan membantu memisahkan uang yang hendak disimpan dari uang untuk kebutuhan harian sehingga mengurangi godaan memakai tabungan untuk hal lain.

Berapa persentase uang yang ideal untuk ditabung setiap bulan?

Metode umum yang efektif adalah alokasikan sekitar 20% dari penghasilan atau uang saku untuk ditabung, sementara sisanya digunakan untuk kebutuhan dan keinginan.

Apa strategi menabung yang cocok untuk anak muda dengan penghasilan kecil?

Mulailah dengan nominal kecil tapi konsisten, misalnya menyisihkan Rp10.000–Rp50.000 per hari atau satu persen sampai beberapa persen dari penghasilan tetap, lalu naikkan secara bertahap.

Apakah teknologi bisa membantu menabung lebih efektif?

Ya, gunakan fitur auto-debit, aplikasi keuangan, atau challenge menabung yang dapat mengatur tabungan otomatis tiap bulan agar proses menabung lebih mudah dan teratur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team