ilustrasi uang (pexels.com/Alex P)
Generasi sandwich bisa mempertimbangkan berbagai sumber penghasilan tambahan, seperti pekerjaan lepas atau usaha kecil. Pendapatan tambahan tersebut bisa mempercepat pertumbuhan dana darurat agar nantinya tidak sampai cepat habis untuk kebutuhan konsumtif yang dianggap bukan sebagai prioritas.
Bonus tahunan atau tunjangan tidak terduga bisa dimanfaatkan sebagai suntikan dana yang cukup signifikan untuk bisa memperkuat cadangan keuangan keluarga. Melalui strategi yang tepat, maka beban finansial jangka panjang pun dapat dikelola dengan lebih terencana.
Menabung dana darurat bagi generasi sandwich memang memerlukan komitmen dan pengelolaan yang baik. Namun, dengan perencanaan yang tepat, maka stabilitas keuangan keluarga pun dapat terjaga dari risiko krisis finansial. Pastikan dana darurat tetap aman agar kondisi keuangan tidak sampai mengalami masalah.
Mengapa dana darurat sangat penting bagi generasi sandwich? | Karena generasi sandwich rentan terhadap: biaya kesehatan orang tua, pendidikan anak, dan risiko kehilangan penghasilan.Dana darurat membantu menjaga stabilitas keuangan keluarga saat terjadi kondisi tak terduga. |
Berapa ideal dana darurat untuk generasi sandwich? | Umumnya disarankan:9–12 bulan pengeluaran rutinJumlah ini lebih besar dibanding individu lajang karena tanggungan lebih banyak. |
Bagaimana cara mulai membangun dana darurat? | Langkah praktis:Tentukan target nominalSisihkan 10–20% penghasilan bulananSimpan di instrumen likuid dan amanBangun bertahap, bukan sekaligus |
Apakah asuransi bisa menggantikan dana darurat? | Tidak sepenuhnya. Asuransi membantu biaya besar, tetapi dana darurat tetap dibutuhkan untuk: biaya awal, kebutuhan harian selama klaim, dan pengeluaran yang tidak ditanggung asuransi. |