Banyak pemilik UMKM menganggap bisnisnya tetap aman meski tanpa petty cash. Namun, pengeluaran kecil seperti ongkos kirim, pembelian alat tulis, hingga uang parkir justru sering menjadi sumber kebocoran keuangan yang tidak disadari. Akibatnya, tidak sedikit pelaku usaha yang kesulitan melacak arus uang keluar karena semuanya bercampur dengan dana operasional harian.
Kondisi seperti ini memang terlihat sepele, tetapi bisa memengaruhi kesehatan finansial bisnis dalam jangka panjang. Di sinilah petty cash mulai dianggap penting untuk membantu pengelolaan keuangan yang lebih rapi dan terkontrol. Jadi, sebenarnya apakah UMKM perlu memiliki petty cash? Simak jawaban lengkapnya dalam artikel ini!
