Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Anakmu Bukan Milikmu
ilustrasi ibu dan anak (pexels.com/Gustavo Fring)

Tuhan titipkan permata
Penyempurna bahagia
Pelipur duka lara
Pemicu gelak tawa

Hadiah indah teruntuk dua insan
Merindunya sejak di kandungan
Memberinya hangat dalam dekapan
Padanya menaruh sejuta harapan

Menyuguhkan segala yang terbaik
Mengasihinya setiap detik
Mengenalinya dunia menarik
Meski akan banyak pelik

Dekap dirinya di batas kewajaran
Ia adalah bentuk titipan
Kelak akan sampai di titik perpisahan
Oleh waktu, jarak, atau kematian

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team

EditorSri Maria