Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Andai Engkau Masih di Sini
pexels.com/Keenan Constance

Andai engkau masih di sini
Pasti bibirku tak lagi kelu
Berulang kali kata dipaksa patah dan remuk
Bahkan sebelum menyapa telinga
Yang semakin jauh berjarak

Andai engkau masih di sini
Pasti tubuhku tak dingin membeku
Berdiri rapuh dalam dekapan gigil
Bahkan saat selimut telah memeluk diri
Raga tetap tak mampu temui hangat

Andai engkau masih di sini
Pasti hatiku tak rasai resah
Berdiam dalam kurungan gundah
Bahkan ketika batin sudah meronta
Luka justru kian merajam perih 

Semua tak lagi sama
Sejak engkau pergi bersama senyum terakhir
Yang meski tergurat begitu indah
Namun menyayat hati amat dalam
Lumpuhkan jiwa yang terlanjur hancur

Andai engkau masih ada di sini
Pasti lidah tak lagi kelu
Tubuh tak lagi beku
Dan rasa tak lagi resah
Sebab adamu di sisi
Tenangkanku yang hilang arah

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Editor’s Picks

Editorial Team