Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
[PUISI] Aturan Sepuluh Jari
pexels.com/Soumil Kumar

Tarian jariku tak seindah dulu
Dia kalah melawan nafsu
Emosinya menggebu-gebu melawan raja
Hingga pada akhirnya ia celaka

Gelak tawa yang awalnya bebas berkeliaran
Kini membisu terpenjara sepi
Rona wajahnya pun tak lagi menawan
Terlihat semu bak puisi

Tertawalah semaumu
Menarilah hingga terkapar lemas
Sebelum berubah menjadi hal tabu
Dunia ini butuh candaan

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team